SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Survei Kapasitas Vital Atlet Renang Anaerobik dan Aerobik di Universitas Negeri Malang

Nur Muhammad Suyadi

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

 

Suyadi, Nur Muhammad. 2017.Survei Kapasitas Vital Atlet Renang Anaerobik dan Aerobik di Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) dr. Rias Gesang Kinanti,M.Kes,(II) Olivia Andiana. S.Or, M.Kes.

 

Kata Kunci: Kapasitas Vital, Renang, Anaerobik, Aerobik.

 

Kapasitas vital adalah jumlah udara yang dikeluarkan pada saat ekspirasi maksimal setelah inspirasi maksimal dan merupakan salah satu indikasi untuk mengukur kemampuan sistem pernapasan dalam menyuplai oksigen. Salah satu faktor yang mempengaruhi kapasitas vital adalah kebiasaan olahraga. Olahraga terbagi menjadi 2 jenis olahraga yaitu anaerobik dan aerobik. Kedua jenis olahraga tersebut dibedakan oleh penggunaan sistem energi yaitu sistem energi anaerobik dan aerobik. Sistem energi anaerobik maupun aerobik akan terpakai apapun bentuk cabang olahraganya, hanya terjadi perbedaan persentase sistem energinya (energysystempredominant) yang tergantung pada intensitas, waktu, frekuensi, dan jaraknya. Perbedaan kedua jenis olahraga tersebut berpengaruh pada nilai kapasitas vital.

Olahraga dapat meningkatkan kekuatan dan elastisitas otot-otot pernapasan apabila dilakukan secara teratur, sistematik, dan berkesinambunganyang dilakukan secara teratur juga dapat meningkatkan persediaan energi. Apabila persediaan energi meningkat maka sel dalam tubuh termasuk otot dapat berfungsi dengan baiksehingga berdampak pada otot-otot pernapasan. Jika atlet memiliki paru-paru dengan daya elastisitas yang baik dan daya tampung yang besar, berarti atlet tersebut mempunyai kapasitas vital yang baik dan tinggi sehingga dapat menerima desakan karbondioksida yang besar dan dapat bertahan lama. Selain itu, kapasitas vital memiliki hubungan dengan daya tahan cardiorespiratory. Apabila seseorang memiliki kapasitas vital yang baik maka dalam melakukan aktivitas olahraga dia tidak mudah merasa lelah. Bagi seorang atlet kapasitas sangat penting karena dengan kapasitas vital yang baik maka akan memiliki daya tahan yang stabil pada saat berlomba.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan nilai kapasitas vital atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif.Sampel yang digunakan yaitu5 atlet renanganaerobik dan 5 atlet renang aerobik di Universitas Negeri Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tenik sampling purposiveyaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian berupa angket, tes spirometer, dan data dokumen. Analisis data dengan uji ANOVA menggunakan SPSS (Statistical Package of Social Science).

Hasil penelitian menunjukkan taraf siginifikasi (P>0,05) pada uji ANOVAsehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikannilai kapasitas vital antara atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwatidak terdapat perbedaan yang signifikannilai kapasitas vital antara atlet renang anaerobik dan aerobik di Universitas Negeri Malang.Sebaiknya atlet renang Universitas Negeri Malang perlu menambah porsi latihannya bagi yang masih dalam kategori kurang dan mempertahankan porsi latihannya yang sudah dalam kategori baik.