SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan TeraturTerhadap Diameter Serat Otot Jantung Tikus Wistar

Prayogi Dwi Darsana

Abstrak


ABSTRAK

 

Latihan fisik secara teratur dapat merangsang serat otot jantung untuk beradaptasi, yang  ditandai dengan adanya pembesaran pada diameter serat otot jantung. Pembesaran otot tersebut bermanfaat dalam mencegah terjadinya kematian sel secara terprogram (apoptosis), pencegahan gangguan sistolik/diastolik (detak jantung), adaptasi hipertrofi jantung (jantung atlet). Namun latihan secara teratur masih kurang mendapat perhatian dari masyarakat umum saat melakukan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan teratur terhadap diameter serat otot jantung tikus wistar.

Penelitian merupakan experimental laboratories dengan desain rancangan randomize control group post test only design. Sampel adalah tikus putih jenis rattus norvegicus wistarberjeniskelamin jantan sebanyak 10ekor,terbagi menjadi dua kelompok (K1:Latihan teratur dan K2: Kontrol). Perlakuan berupa renang dengan frekuensi latihanteratur 3 kali seminggu dan kontrol tanpa perlakuan, intensitas moderat, dan waktu 20 menit/tikus dengan tambahan beban 3% dari berat badan awal, dilakukan pada pukul 19.00-22.00 selama 8 minggu, dan dengan memperhatikan suhu kolam 30ºC.

Gambaran histologi otot jantung diamati dengan pengamatan sebanyak 5 luas lapang pandang dan pembesaran 400 pada mikroskop yang dipilih secara acak. Hasil penelitian diameter serat otot jantung ventrikel kiri dari sampel latihan teratur yaitu 22,2µm dan sampel kontrol rata-rata diameter yaitu 20,2µm. Hasil Uji-T berpasangan menunjukkan tingkat sig=0,570