SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Teratur dan Latihan Tidak Teratur Terhadap Kadar Kalsium Dalam Tulang Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus Wistar)

Haris Catur Wardana

Abstrak


ABSTRAK

 

Prevalensi penyakit osteoporosis meningkat setiap tahunnya. Gaya hidup yang kurang sehat dan pasif merupakan faktor pemicu terjadinya osteoporosis. Latihan fisik yang teratur dipercaya dapat menekan angka nilai osteoporosis. Namun, latihan fisik juga dapat menimbulkan stressor yang berakibat fraktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan teratur dan latihan tidak teratur terhadap kadar kalsium dalam tulang.

Penelitian ini menggunakan rancangan Experimental Laboratories, dengan metode Randomize Control Grup Posttest-Only Design. Sampel yang digunakan adalah tikus putih jenis Rattus Norvegicus Wistar dengan jumlah 15 ekor yang dibagi menjadi 3 kelompok (K1:Latihan teratur, K2: Latihan tidak teratur dan K3: Kontrol), perlakuan pada malam hari pukul 19.00-22.00 WIB, berupa renang dalam aquarium sebagai kolam dengan ukuran 100x50x45cm, durasi 20 menit dengan beban 3% dari berat badan tikus dengan frekuensi 3 kali semingu selama 8 minggu (kelompok latihan teratur) dan frekuensi tidak teratur selama 8 minggu (kelompok latihan tidak teratur).

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar kalsium dalam tulang kelompok latihan teratur sebesar 1,345 ppm, kelompok latihan tidak teratur sebesar 1,274 ppm dan kadar kalsium dalam tulang kelompok kontrol sebesar 0,958 ppm. Dan hasil uji anava menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,277 atau P > 0,01.

 

Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar kalsium dalam tulang antara kelompok latihan teratur dan kelompok latihan tidak teratur. Tetapi, berdasarkan rata-rata tiap kelompok terdapat perbedaan.