SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Interval Pendek Terhadap Peningkatan Daya Tahan Anaerobik Pemain Sepak Bola SSB Djagung FC U-23 Kota Malang

FAIZAL SAID

Abstrak


ABSTRAK

Said, Faizal. 2017.Pengaruh Latihan Interval Pendek Terhadap Peningkatan Daya Tahan Anaerobik Pemain Sepak Bola SSB Djagung FC U-23 Kota Malang.Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Saichudin, M.Kes, (II) Dr.Sapto Adi, M.Kes.

Kata kunci : Latihan, Interval Pendek, Daya Tahan Anaerobik, Sepak Bola

Gerakan-gerakan intensitas tinggi dan ekplosif dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang menurunkan kondisi fisik pemain sepak bola di akhir permainan. Penurunan kondisi fisik ini, karena dalam permainan sepak bola  membutuhkan berbagai tindakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan anaerobik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan interval pendek terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pemain sepak bola SSB Djagung FC Kota U-23 Malang.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan menggunakan desain pre test dan post test kemudian memeriksa akibat yang ditimbulkan. Sampel yang digunakan adalah pemain sepak bola SSB Djagung FCU-23 Kota Malang yangberjumlah 26 orang. Kemudian sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan latihan interval pendek berjumlah 13 orang dan kelompok kontrol yang juga berjumlah 13 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan daya tahan anaerobik dengan melakukan tes lari 35 meter sebanyak 6 kali pengulangan. Analisis data dari penelitian ini menggunakan uji-t amatan ulangan dan uji-tindependent samples test.

Hasil penelitian diperoleh rata-rata indeks kelelahan pada waktu pre testdan post test kelompok perlakuan interval pendek yaitu, 2,56pre test dan pos test 3,80. Dari hasil tersebut diketahui ada perbedaan sebelum dan sesudah latihan interval pendek dengan selisih 1,24. Berdasarkan hasil analisis perhitungan uji-t independent samples testada perbedaan rata-rata indeks kelelahan sebelum dan setelah diberi latihan interval pendek diperoleh thitung sebesar 6.018, dengan signifikasi 0,000 < a = 0,05, yang berarti signifikan.

Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan yakni ada pengaruh signifikan latihan interval pendek terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pemain sepak bola SSB Djagung FCU-23 Kota Malang. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai variasi baru dalam melatih atau mengajar khususnya dalam meningkatkan daya tahan anaerobik.