SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Variasi Celah Busi Terhadap Tegangan Yang Dihasilkan Pada Sepeda Motor Supra X 125 Tahun 2009

MUKHAMAD SYAFIULLAH SYAFIULLAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Syafiullah, Mukhamad. 2016. Pengaruh Variasi Celah Busi Terhadap Tegangan Yang Dihasilkan Pada Sepeda Motor Supra X 125 Tahun 2009. Skripsi, Program StudiPendidikanOtomotif, JurusanTeknikMesin, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing : (1) Paryono, Drs., S.T, M.T., (2) Syamsul, Drs.,M.Pd.

 

Kata Kunci : Spark Plug, Celah Busi, Tegangan Busi, Tegangan Maksimum, Tegangan Minimum, Tegangan Yang Disimpan, Celah Busi Optimal.

Perkembangan dalam dunia otomotif sangat pesat, dalam perkembangan ini terdapat berbagi macam komponen yang di upgrade atau ditingkatkan kualitasnya. Salah satu yang ditingkatkan kualitasnya yaitu pada sistem kelistrikan tomotif, mulai dari interior hingga ke performa mesin yang diatur oleh satu komponen yaitu ECU. Pada kendaraan keluaran 2009 kebawah masih menggunakan mesin konvensional. Pada kendaraan tahun ini bila menginginkan performanya naik tapi biaya terjangkau, maka alternatifnya dengan cara mengubah lebar celah busi yang optimal. Dengan perubahan celah busi ini diharapkan untuk semakin sempurnanya sistem pembakaran, semakin tinggi tegangan maka akan semakin mudah campuran bahan bakar yang akan dibakar oleh sulutan bunga api dari busi.

Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui pengaruh variasi celah busi mulai dari 0,80 mm – 1,20 mm dengan kenaikan perlakuan celah 0,10 mm, pada putaran mesin 1200 rpm – 6000 rpm dengan metode akselerasi. Tegangan yang dihasilkan akan meningkatkan performa dari pada mesin kendaraan bermotor, karena semakin besar tegangan yang dihasilkan maka semakin sempurna sistem pembakaran.

Pada penelitian ini akan melibatkan variasi celah busi dan putaran mesin. Diharapkan mendapatkan perbedaan antara masing – masing celah busi. Pada variasi celah busi akan didapatkan tegangan minimum yang dihasilkan, tegangan maksimum yang dihasilkan, dan tegangan yang disimpan. Pelaksanaanpengujiandilakukandilakukukan di PPPTKVEDCMalang  tanggal16 Mei 2016. Rancanganpenelitian yang digunakanadalah experimental. Analisis  data yang digunakanadalahanalisisanovasatujalan.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh tegangan yang dihasilkan terhadap perlakuan variasi ceah busi yang berbeda-beda dengan putaran mesin.Pada putaran mesin 1200 rpm perlakuan celah busi optimal terdapat pada perlakuan celah busi 1,20 mm. Pada putaran mesin 6000 rpm perlakuan celah busi optimal terdapat pada perlakuan celah busi 1,20 mm.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin lebar celah busi maka semakin besar tegangan yang dihasilkan. Setelah melakukannya penelitian dan pengolahan data mendapatkan perlakuan celah busi yang optimal yaitu pada perlakuan celah busi 1 mm. Dikarenakan batas limit celah busi pada kendaraan bermotor roda dua antara 0,80 mm sampai dengan 1 mm. Oleh karena itu pada tegangan yang disimpan perlakuan celah busi melebihi 1 mm, maka tegangan yang disimpan akan menurun.