SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH LATIHAN VARIASI LADDER EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI GAWANG 200 METER PADA MAHASISWA JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN ANGKATAN 2013

Diana Susilowati

Abstrak


 ABSTRAK

 

Susilowati, Diana. 2016. Pengaruh Latihan Variasi Ladder Exercise terhadap Peningkatan Kecepatan Lari Gawang 200 Meter pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan Angkatan 2013. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mulyani Surendra, M. S., (II) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes.

 

Kata kunci: kecepatan, variasi ladder exercise, quasi-experimental, ilmu keolahragaan.

Lari gawang merupakan salah satu nomor lari, akan tetapi menggunakan gawang sebagai rintangan yang harus dilalui oleh pelari tanpa harus kehilangan kecepatan lari saat melewati gawang atau rintangan. Untuk mencapai kecepatan bisa diperoleh dengan latihan olahraga. Latihan olahraga yang dilakukan secara terprogram dan terstruktur merupakan suatu upaya untuk mencapai tujuan latihan, yaitu peningkatan kecepatan lari gawang 200 meter. Dalam penelitian ini, latihan variasi ladder exercise adalah latihan yang diterapkan untuk meningkatan kecepatan lari gawang 200 meter.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan variasi ladder exercise terhadap peningkatan kecepatan lari gawang 200 meter pada mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan angkatan 2013.

Jenis penelitian ini adalah quasi-experimental dengan menggunakan nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan angkatan 2013 yang bersedia mengikuti penelitian ini berjumlah 20 orang dibagi dua kelompok, yaitu: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Treatment yang diberikan kepada kelompok eksperimen yaitu latihan variasi ladder exercise dan latihan teknik dasar lari gawang 200 meter. Sedangkan untuk kelompok kontrol hanya diberikan latihan teknik dasar lari gawang 200 meter. Proses pengambilan data pretes dan postes dilakukan tes lari gawang 200 meter. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 22.0.

Berdasarkan uji Anova menggunakan one way anova didapatkan, p kelompok eksperimen = 0,000 < 0,05 sedangkan kelompok kontrol = 0,000 < 0,05 yang berarti Ho ditolak. Dari hasil tersebut menunjukkan kedua kelompok terjadi peningkatan kecepatan lari gawang 200 meter, namun dilihat dari angka waktu tercepat maka kelompok eksperimen memiliki rata-rata waktu lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Hal tersebut karena adanya perbedaan beban latihan pada kedua kelompok. Maka dapat disimpulkan latihan variasi ladder exercise lebih berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan lari gawang 200 meter pada mahasiswa Jurusan Ilmu Keolahragaan angkatan 2013 daripada jika hanya diberikan latihan teknik dasar lari gawang 200 meter saja.