SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

OLAHRAGA DENGAN MENDENGARKAN MUSIK KLASIK DALAM MENCEGAH ATROFI OTOT PADA TIKUS PUTIH WISTAR DIABETES MELLITUS

Ali Hamzah Harahap

Abstrak


Penelitian bertujuan untuk mengungkap olahraga dengan mendengarkan musik klasik dalam mencegah atrofi otot pada tikus putih Wistar diabetes mellitus tipe 2 (DM2). Penelitian ini menggunakan rancangan Random Control Group Posttest-Only Design, yang terdiri dari 4 kelompok yaitu kontrol, olahraga moderat, mendengarkan musik klasik dan olahraga moderat dengan mendengarkan musik klasik, sedangkan sampel yang dipilih adalah tikus putih jenis kelamin jantan Rattus Norvegicus Strain Wistar berjumlah 12 ekor dengan usia 2-3 bulan dan berat badan 200-250 gram. Tikus diinduksi zat STZ dengan kadar 40 mg/kg, kemudian cek gula darah 3 hari setelah induksi. Perlakuan berupa olahraga lari diatas treadmill dengan kecepatan 14-16 m/mnt atau setara dengan 8 rpm yang diiringi musik klasik dengan tempo sedang 92 beats/min, frekuensi suara antara 5-58 kHz. Olahraga dilakukan pada sore hari selama 12 minggu dengan frekuensi 3 kali/minggu. Musik yang digunakan yaitu musik klasik jenis orkestra, karya dari Chopin yang berjudul “Mazurka in D Major. Analisis protein otot soleus menggunakan metode (Enzyme Linked Immunosorbent Assay) ELISA, sedangkan analisis data menggunakan uji beda Anova. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan protein otot soleus antar kelompok (P < 0.01). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa olahraga moderat dengan mendengarkan musik klasik, olahraga moderat dan mendengarkan musik klasik mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap perubahan atrofi otot (DM2).