SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Latihan Menembak terhadap Kemampuan Jump Shoot Siswa Ekstrakurikuler Bolabasket SMAN 1 Tumpang Kabupaten Malang.

IMANNUEL SAMYO RAHARJO

Abstrak


ABSTRAK

 

Raharjo,Imannuel, Samyo. 2016. Pengaruh Model Latihan Menembak terhadap Kemampuan Jump Shoot Siswa Ekstrakurikuler Bolabasket SMAN 1 Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan , Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Slamet Raharjo, M.Or., (II) Dr. Sapto Adi, M.Kes.

Kata kunci: ekstrakurikuler bola basket, latihan lecutan tangan, jump Shoot

Permainan bolabasket olahraga adalah olahraga yang populer di kalangan masyarakat saat ini yang dilakukan saat anak-anak sampai tua. Shooting merupakan cara dalam memasukkan bola ke keranjang agar mencetak poin dengan berbagai cara yaitu salah satunya adalah jump shoot. Dalam menunjang keberhasilan jump shoot dilakukan latihan dengan aspek-aspek tertentu seperti model latihan menembak yang menekankan pada aspek lecutan tangan. Dari teori di atas, peneliti berasumsi bahwa seseorang dengan tingkat lecutan tangan yang baik akan mendukung jump shoot yang maksimal. Namun siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Tumpang belum memenuhi aspek tersebut, dibuktikan masih kurangnya tingkat ketepatan jump shoot dengan tes jump shoot yang hanya bisa dilakukan maksimal 1 orang memasukkan 7 kali dari 10 kali percobaan tes.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model latihan menembak terhadap peningkatan kemampuan jump shoot pada cabang olahraga bolabasket.

Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan menggunakan random sampling. Subjek penelitian adalah siswa anggota ekstrakurikuler bolabasket SMAN 1 Tumpang aktif berjumlah 20 orang dengan metode random sampling dari 30 siswa. Proses pengambilan data pretest dan posttest menggunakan tes BEEF dengan metode 10 kali percobaan jump shoot. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan SPSS seri 22.0.

Berdasarkan uji t amatan ulang didapatkan, probability (p) model latihan menembak = 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan p < 0,05 yang berarti H0 ditolak, H1 di terima artinya ada perbedaan pengaruh.

Maka dapat disimpulkan model latihan menembak berpengaruh terhadap kemampuan jump shoot siswa ekstrakurikuler SMAN 1 Tumpang. Saran bagi peneliti selanjutnya dengan memperhatikan aspek variabel yang berbeda atau ditambah dengan variabel kontrol dengan subjek penelitian yang lebih luas.