SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisa Gerak Lay Up Shoot Bolabasket dengan Program Dartfish dalam Kajian Biomekanika di Tim Basket FIK Universitas Negeri Malang

dwianggareksa anggareksa setyo widarto

Abstrak


ABSTRACT

 

Widarto, Dwi Anggareksa Setyo. 2016. Analisa Gerak  Lay Up Shoot Bolabasket dengan Program Dartfish dalam Kajian Biomekanika di Tim Basket FIK Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto., M.Kes., (II) Dr. Supriyadi.,M.Kes.

Kata kunci: Analisis, lay up shoot, Dartfish.

Lay up shoot adalah suatu tembakan yang akurat karena tembakan yang dilakukan dekat dengan ring atau keranjang bolabasket, dan tembakan ini adalah tembakan yang dapat memproleh poin dengan cepat apabila di lakukan sebaik mungkin. Dengan melakukan serangan  kedaerah lawan tembakan lay up shoot adalah suatu tembakan  untuk memproleh poin dengan cepat. Kebebasan gerakan yang dilakukan lay up shoot seharusnya membantu pemain dalam  mencetak angka, namun ternyata tidak demikian, faktanya poin yang dihasilkan ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut tentunya dapat saja terjadi, dikarenakan untuk melakukan suatu gerakan yang kurang baik. Oleh karena itu dilakukan suatu analisis terhadap gerak melakukan lay up shoot.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif-kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Dilakukan pada Tim Bolabasket FIK Universitas Negeri Malang Periode 2016 yang terdiri dari 12 orang putra dengan kualifikasi yang telah ditentukan.

Pengumpulan data dilakukan dengan tes lay up shoot kedua belas objek secara berurutan dengan repitisi sebanyak tiga kali. Setelah data terkumpul dilakukan proses analisis dengan dibantu program dartfish dan dihitung sesuai dengan instrumen yang telah tersedia. Aspek dalam instrumen tersebut yakni nama pemain, jarak, posisi tubuh, kecepatan bola, tinggi maksimum, sudut lemparan, dan keterangan bola masuk atau pun tidak. Kemudian data akan dilampirkan dalam bentuk gambar beserta penjelasannya.

Hasil analisis yang muncul dari class interval antara lain: sudut kaki (124.0ᵒ-135.0ᵒ) dengan jumlah presentase 28%, tinggi lompatan (0.24 m-0.29 m) dengan jumlah presentase 29%, sudut lengan (86.0ᵒ-96.0ᵒ) dengan jumlah presentase 70%, sudut lemparan (43.0ᵒ-58.0ᵒ) dengan jumlah presentase 59%, dan kecepatan (7.3m-9.6m/s) dengan jumlah presentase 34%.

 

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan bahwa perlu adanya peningkatan pada kefokusan pada aspek gerakan untuk menghasilkan gerakan  lay up shoot, sehingga dapat memaksimalkan poin pada kesempatan yang telah didapat, dan Jumlah tes lay up shoot di tingkatkan.