SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tingkat Kapasitas Oksigen Maksimal (VO2 Maks) pada Siswa Peserta Ekstrakurikuler Pencak Silat PSHT SMA/SMK Negeri Se-Kota Blitar

Muhammad Arif Musthofa

Abstrak


ABSTRAK

 

Musthofa, Muhammad Arif. 2014. Studi Tingkat Kapasitas Oksigen Maksimal (VO2 Maks) pada Siswa Peserta Ekstrakurikuler Pencak Silat PSHT SMA/SMK Negeri Se-Kota Blitar. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes., (II) Drs. Mulyani Srendra, M.S.

 

Kata Kunci: VO2 Maks, Pencak silat

 

Dalam pencak silat, seorang pesilat selain harus matang dalam menguasai teknik menyerang dan bertahan, harus mengerti taktik dan strategi, dapat membaca kekuatan dan kelemahan lawan, tetapi juga harus mempunyai daya tahan kardiovaskular yang baik karena sangat berpengaruh pada penampilan seorang atlet pencak silat. Daya tahan kardiovaskular atau disebut juga dengan daya tahan erobik sering dikaitkan dengan VO2 maks atau konsumsi oksigen maksimal.Volume oksigen maksimal (VO2 maks) adalah salah satu indikator pengukuran yang paling umum yang pakai di laboratorium fisiologi olahraga. Secara umum diterima sebagai ukuran terbaik dari batas fungsional dari sistem kardiovaskular dan umumnya diartikan sebagai indeks kebugaran kardiorespirasi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) siswa peserta ekstrakurikuler pencak silat PSHT SMA/SMK Negeri se-Kota Blitar dan memperoleh bahan evaluasi terhadap hasil latihan yang telah dilakukan terutama dalam aspek daya tahan fisik.

Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yang menggunakan Multi-stage fitness test sebagai instrumen yang dipakai yang nantinya akan mencari nilai rata-rata dan nilai persentase untuk dideskripsikan.  Penelitian ini melibatkan 32 subjek dengan  umur 16 dan 17 tahun, terdiri dari 17 peserta laki-laki dan 15 peserta perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2014 bertempat di SMAN 2, SMAN 4, SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Blitar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VO2 maks rata-rata pada peserta ekstrakurikuler PSHT laki-laki adalah 38,16 ml/kg BB/mnt sedangkan pada peserta perempuan adalah 31,13 ml/kg BB/mnt. Nilai standar deviasi pada peserta ekstrakurikuler PSHT laki-laki adalah ±5.292 sedangkan pada peserta perempuan ±5.005. Nilai VO2 maks terendah pada peserta ekstrakurikuler PSHT laki-laki 29,55  ml/kg BB/mnt sedangkan pada perempuan 29,55 ml/kg BB/mnt. Nilai VO2 maks tertinggi pada peserta ekstrakurikuler PSHT laki-laki 46,80 ml/kg BB/mnt sedangkan pada perempuan 36,40 ml/kg BB/mnt.

Perlu diterapkan latihan yang dapat merangsang peningkatan nilai VO2 maks mengingat pentingnya peranan oksigen terhadap pembentukan energi dan regenerasi asam laktat menjadi energi  kembali. Penulis merekomendasikan latihan yang cocok adalah dengan menerapkan circuit training sebagai latihan yang cocok untuk meningkatkan kapasitas VO2 maks. Hendaknya diadakan tes kapasitas erobik maksimal secara berkala untuk memonitor perkembangan hasil latihan.