SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tentang Nilai Kapasitas Oksigen Maksimal (VO2 Maks) Pada Komunitas Olahraga Lari Indorunners Kota Malang dan Surabaya

MOCH GURUH FITRIANTO

Abstrak


ABSTRAK

 

Fitrianto, Mochammad Guruh. 2015. Studi tentang Nilai Kapasitas Oksigen Maksimal (VO2 Maks) pada Komunitas Olahraga Lari Indorunners Kota Malang dan Surabaya. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Supriyadi, M.Kes, (2) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Volume OksigenMaksimal (VO2Maks), Kebugaran, Daya Tahan, Survei, Indorunners.

Tingginya tingkat aktivitas masyarakat perkotaan akibat tuntutan pekerjaan, akan mempengaruhi waktu untuk melakukan olahraga yang sedianya sebagai sarana untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran. Salah satu komponen kebugaran yang sangat penting bagi tubuh yaitu daya tahan aerobik yang dapat digambarkan dengan VO2 maks (kapasitas oksigen maksimal tubuh). Untuk meningkatkan atau menjaga VO2 maks, dilakukan dengan olahraga yang bersifat aerobik, intensitas rendah, dengan durasi yang lama. Salah satu jenis olahraga yang memiliki sifat tersebut adalah olahraga lari. Hadirnya komunitas olahraga lari Indorunners memberikan dampak positif bagi masyarakat kota Malang dan Surabaya. Karena dapat menjadi sarana untuk meningkatkan atau menjaga kebugaran masyarakat perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dengan berlari bersama anggota komunitas secara rutin.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai VO2 maks yang dimiliki anggota komunitas Indorunners kota Malang dan Surabaya. Selain itu, tinggi rendahnya nilai VO2 maks yang dimiliki apakah terkait dengan variabel latihan, usia, indeks massa tubuh (IMT), riwayat penyakit, jenis pekerjaan dan gaya hidup anggota komunitas.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei. Pengambilan data VO2 maks menggunakan multistage fitness test dan kuesioner. Jumlah sampel yakni 50 orang dengan rincian 36 orang berjenis kelamin laki-laki dan 14 perempuan.

Hasil penelitian menunjukkan, dari 50 anggota komunitas, terdapat 3 anggota (6%) memiliki kategori nilai VO2 maks sangat baik, 14 anggota (28%) kategori nilai VO2 maks baik, 21 anggota (42%) kategori nilai VO2 maks cukup, 10 anggota (20%) kategori nilai VO2 maks kurang dan 2 anggota (4%) memiliki kategori nilai VO2 maks sangat kurang. Sehingga rata-rata nilai VO2maksanggotakomunitasIndorunnersyaitupadakategoricukup. Selain itu, variabelusiasubjekmemilikiketerkaitan paling tinggiterhadapnilaikapasitasoksigenmaksimal (VO2maks) berdasarkanperbandingan rata-rata nilai VO2makstertinggidanterendahdarivariabel lain. Sedangkan variabel riwayat penyakit memiliki keterkaitan yang rendah terhadap nilai VO2 maks subjek.

Dengan demikian rata-rata kategori nilai VO2 maks anggota Indorunners Kota Malang dan Surabaya adalah cukup. Serta variabel usia memiliki keterkaitan paling tinggi dibandingkan variabel-variabel lain yang mempengaruhi besar kecilnya nilai kapasitas oksigen maksimal (VO2 maks) seseorang.