SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER FOTOGRAFI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 JOMBANG

Septian Nugraha Putra

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, SeptianNugraha. 2015. Pengembangan Multimedia InteraktifPembelajaranEkstrakurikulerFotografi di SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Skripsi, JurusanTeknologiPendidikan, FakultasIlmuPendidikan, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Anselmus J.E Toenlioe, M.Pd (II) EkaPramonoAdi, S.IP.,M.Si.

Kata Kunci: pengembangan, multimedia interaktif, ekstrakurikulerfotografi, media pembelajaran.

Pembelajaran di kelas dengan metode ceramah dapat membuat persepsi yang berbeda pada setiap daya tangkap siswa. Oleh karena itu, siswa membutuhkan media untuk membantu mereka dalam memahami materi tersebut, yaitu dengan memanfaatkan media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan konsep yang abstrak ke bentuk yang konkrit. Media pembelajaran merupakan suatu perantara yang dapat membantu guru dalam menyampaikan pesan (bahan pembelajaran) kepada siswa.

Penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan produkmultimedia interaktif yang valid sebagaisumberbelajar yang efektifpadaektrakurikulerfotografi di SMA Muhammadiyah 1 Jombang.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan media pembelajaran Lee, W.W., & Owens, D.L., langkah-langkah pengembangan ini yaitu Analisis kebutuhan, analisis awal-akhir, desain, pengembangandan implementasi,evaluasi. Subjek penelitian dalam validasi pengembangan ini yaitu siswa ekstrakurikulerfotografi SMA Muhammadiyah 1 Jombang. Pengumpulan data dilakukandenganmenggunakaninstrumenangket. Instrumen yang digunakanuntukmengumpulkan data kualitatifdankuantitatif.

Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) hasil validasi materi mencapai 80% yang menyatakan bahwa multimedia interaktifvalid/layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar dikelas (2) hasil validasi media mencapai 98% yang menyatakan bahwa multimedia interaktif valid/layak digunakan dalam proses pembelajaran (3) hasil ujicoba siswaperseorangan mencapai 93% (4) danhasilujicobalapanganmencapai 90,5% dengankriteria valid/layakyang menyatakan bahwa media pembelajaran ini sangat baik digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Berdasarkanuraian di atas, multimedia interaktifinidinyatakanefektif ,haliniterbuktidariskorteshasilbelajar. Jumlahsiswa yang memenuhi KKM >70 didapatkanprosentasesebesar 92,8% setelahmenggunakan multimedia interaktif.