SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Video Teranimasi pada Materi Elastisitas untuk Siswa Kelas X SMA

EFITRA NINDY FRIMA YONANSA

Abstrak


ABSTRAK

 

Yonansa, Efitra Nindy Frima. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Video Teranimasi pada Materi Elastisitas untuk Siswa Kelas X SMA. Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sentot Kusairi, M. Si. (2) Drs. Purbo Suwasono, M. Si.

Kata kunci: Media Pembelajaran, Video Teranimasi, Elastisitas.

Masalah yang sering terjadi pada pembelajaran fisika adalah tidak semua siswa dapat menangkap apa yang disampaikan oleh guru apalagi jika guru hanya menjelaskan sekali saja.Untuk mengatasi masalah ini, guru diharapkan memberikan program remedial untuk siswa yang masih mengalami kesulitannamun program remedial yang direncanakan oleh guru ternyata sering terkendala oleh keterbatasan waktu sehingga siswa perlu belajar secara mandiri. Upaya untuk membuat ketertarikan siswa untuk belajar mandiri adalah memanfaatkan media pembelajaran yang bersifat audio visual yang diwujudkan dalam bentuk video teranimasi.Video merupakan salah satu jenis media yang digemari oleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran video teranimasi pada materi elastisitas untuk siswa kelas X SMA.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode Borg & Gall dengan mengambil tujuh dari sepuluh tahap yang ada untuk menghasilkan produk video teranimasi.Tahap-tahap yang diambil dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan, perencanaan pembuatan rancangan produk, pengembangan bentuk produk awal, evaluasi ahli, melakukan uji coba kelompok kecil, revisi produk, dan hasil jadi produk.Produk hasil pengembangan terdiri atas empat file video yang masing-masing memuat pembukaan, materi inti, contoh soal dan pembahasan, uji diri siswa, penutup, petunjuk penggunaan untuk guru, dan petunjuk penggunaan untuk siswa. Produk divalidasi oleh dua dosen jurusan fisika dan satu guru fisika kelas X. Produk yang telah divalidasi kemudian diperbaiki. Selanjutnya diuji coba terbatas kepada tujuh siswa kelas X SMAN 10 Malang. Jenis data yang diperoleh bersifat kualitatif dan kuantitatif yaitu berupa angket yang disertai komentar dan saran. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis perhitungan rata-rata.

Berdasarkan hasil validasi konstruk dan validasi isi diperoleh nilai rata-rata sebesar 88,6% dan 85,3%. Hasil respon siswa terhadap produk diperoleh nilai rata-rata 84,4%. Dari data kuantitatif tersebut dapat diketahui bahwa media pembelajaran yang dikembangkan secara umum termasuk dalam kategori layak. Berdasarkan analisis data kualitatif dari validator, terdapat beberapa bagian produk yang harus direvisi. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas video sebagai media pembelajaran fisika.Kekuatan produk berdasarkan penggunaannya adalah pada jenis produk dengan bentuk video dengan format MP4 (*.mp4) yang dapat dijalankan baik menggunakan PC maupun menggunakan handphone dengan fitur yang sesuai. Kelemahan produk berkaitan dengan masalah latihan soal yang dirasa kurang oleh peneliti karena soal latihan dan pembahasan dibuat sebanyak mungkin agar siswa mendapat bahan belajar lebih banyak.