SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Agility Terhadap Keterampilan Menggiring BolaPada Pemain U-18 SSB Hisbul Wathon Babat Kabupaten Lamongan

syarifuddin zuhri

Abstrak


ABSTRAK

 

Zuhri, Syarifuddin. 2015. Pengaruh Latihan Agility Terhadap Keterampilan Menggiring BolaPada Pemain U-18 SSB Hisbul Wathon Babat Kabupaten Lamongan.Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Gatot S, M.Kes (II) I Nengah Sudjana,S.Pd.,M.pd.

 

Kata Kunci: eksperimen, latihan agilty, keterampilanmenggiring bola

Menggiring bola adalah salah satu teknik dasar dalam permainan sepak bola.Menggiring bola dikatakan efektif apabila mampu secara langsung maupun tidak langsung untuk memberikan tekanan terhadap lawan.Untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola bias dilakukan dengan menggunakan latihan agility. Agility adalah latihan kelincahan dimana latihan tersebut merupakan perpaduan antara gerakan lari dengan gerakan perubahan posisi tubuh lainnya.Menurut pelatih di SSB Hisbul Wathon Babat Kabupaten Lamongan, pemain sering kali kurang maksimal dalam menggiring bola, sehingga sering kali kurang memberikan tekanan terhadap lawan. Berdasarkan latar belakang diatas penulis merasa perlu untuk melakukan penelitian “Pengaruh Latihan Agility Terhadap Keterampilan Menggiring bola Pemain U-18 di SSB Hisbul Wathon Babat Kabupaten Lamongan”.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan agility terhadap keterampilan menggiring bola pemain u-18 di SSB Hisbul Wathon Babat.

Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-posttest Design Yaitu kelompok yang diberi perlakuan , tetapi sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest) dan kemudian diakhir perlakuan dilakukan lagi tes akhir (post test).

Hasil dari penelitian ini Pretest keterampilan menggiring bola dengan nilai terbaik 13,05 detik dan terburuk adalah 17,80 sedangkan rata-rata 15,02 detik. Dan pada pengukuran Posttest dengan nilai terbaik 12,10 detik dan nilai terburuk 15,40 detik dengan nilai rata-rata 13,47 detik. Data tersebut menunjukkan perbedaan Mean antara Pretest dan Posttest sebesar 1,55 detik. Sedangkan untuk hasil analisis data t-hitung dengan menggunakan teknik Paired sample test  menunjukkan hasil nilai t- hitung 9,710 yang dibandingkan  dengan taraf signifikansi 5% yang tertulis pada t-tabel dengan 2,093 (Db=N-1. Db=20-1). Hasil tersebut membuktikan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel, maka hasil uji hipotesis alternatif yang ditetapkan dapat diterima.

Berdasarkan Hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan ada pengaruh latihan agility terhadap kemampuan menggiring bola pemain U-18 SSB Hisbul Wathon Babat. Adapun saran dari peneliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan referensi bagi peneliti lain dalam mengembangkan penelitian lebih lanjut serta program latihan agility ini dapat digunakan seterusnya oleh pelatih sehingga program latihan lebih bervariasi.