SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Kecepatan dan Daya Tahan Anaerobik untuk Wasit Futsal PSSI Kota Malang

Andrawan Kukuh Jatmiko

Abstrak


ABSTRAK

 

Jatmiko, Andrawan Kukuh. 2015. Pengembangan Model Latihan Kecepatan dan  Daya Tahan Anaerobik untuk Wasit Futsal PSSI Kota Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mulyani Surendra, M.S (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: latihan kecepatan dan daya tahan anaerobik, wasit futsal

 

Berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan peneliti kepada wasit futsal PSSI Kota Malang pada tanggal 14 September 2014, latihan kecepatan dan daya tahan yang telah dilakukan tidak efektif dan tidak sesuai dengan yang diharapkan, serta tidak adanya panduan dalam berlatih. Melalui penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) kepada 30 orang wasit futsal PSSI Kota Malang didapat hasil sebagai berikut: wasit futsal PSSI Kota Malang membutuhkan model latihan kecepatan dan daya tahan, wasit futsal PSSI Kota Malang mengharapkan panduan latihan dikemas dalam bentuk buku panduan.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan model latihan kecepatan dan daya tahan anaerobik untuk wasit futsal PSSI Kota Malang. Diharapkan dengan adanya pengembangan model latihan ini dapat membuat wasit lebih bersemangat, antusias, tidak merasa jenuh dan bosan saat berlatih. Dengan adanya model latihan tersebut dapat menjadi solusi dalam latihan meningkatkan kecepatan dan daya tahan anaerobik wasit futsal PSSI Kota Malang.

Metode penelitian ini mengadaptasi model pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall. Sedangkan analisis yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif untuk menganalisis hasil pengumpulan data dari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar.

Hasil pengembangan model latihan kecepatan dan daya tahan anaerobik untuk wasit Futsal PSSI Kota Malang diperoleh data sebagai berikut: (1) justifikasi ahli latihan sebesar 81-100% masuk dalam kategori sangat baik, (2) justifikasi ahli perwasitan futsal sebesar 75-100% masuk dalam kategori baik dan sangat baik, (3) justifikasi ahli media sebesar 75-100% masuk dalam kategori baik dan sangat baik, (4) uji coba kelompok kecil sebesar 82% (sangat baik), (5) uji coba kelompok besar 85% (sangat baik). Hasil pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa model latihan kecepatan dan daya tahan anaerobik layak digunakan oleh wasit futsal PSSI Kota Malang.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan (1) Pengembangan model latihan kecepatan dan daya tahan anaerobik untuk wasit Futsal PSSI Kota Malang ini diharapkan dapat dikembangkan lagi, (2) Subjek penelitian diharapkan lebih luas tidak hanya wasit futsal PSSI Kota Malang tetapi juga wasit futsal di Kota/Kabupaten lain, (3) Sebaiknya dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tingkat efektivitas produk yang dikembangkan.