SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN INTERVAL TRAINING TERHADAP KEBUGARAN JASMANI WASIT KOMUNITAS FUTSAL MALANG (KFM)

BAGUS WAHYU PRASTYO

Abstrak


ABSTRAK

 

Prastyo, Bagus Wahyu. 2015. Pengaruh Pemberian Latihan Interval Training terhadap Kebugaran Jasmani Wasit Komunitas Futsal Malang (KFM). Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Supriyadi, M.Kes (II) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kebugaran jasmani, interval training, wasit futsal

 

Wasit adalah seorang yang memiliki wewenang untuk mengatur jalannya suatu pertandingan olahraga. Interval training adalah suatu sistem latihan yang diselingi oleh interval-interval yang berupa masa-masa istirahat. Interval training bisa digunakan sebagai program latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani adalah keadaan seseorang yang mempunyai kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti dan mendapatkan pemulihan yang cepat dan sempurna. Menurut data yang diperoleh dari PSSI Jawa Timur tahun 2014, hasil fitness test yang telah dilakukan pada saat kursus wasit lisensi nasional terdapat 18 orang wasit dari Jawa Timur yang kondisi fisik dan daya tahannya buruk. Dari jumlah 18 orang terdapat 12 orang dengan persentase 66.67 % yang tidak lulus sedangkan hanya 6 orang dengan persentase 33.33 % yang lulus. Sedangkan sampel yang digunakan peneliti berjumlah 15 orang dari jumlah populasi sebanyak 25 orang anggota wasit futsal Komunitas Futsal Malang (KFM).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian latihan interval training terhadap kebugaran jasmani dari wasit futsal.

Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest) kemudian diakhir perlakuan dilakukan lagi tes akhir (postest).

Hasil perhitungan t-hitung VO2 Maks menunjukan hasil sebesar 31,58 dan sedangkan t-tabel dengan taraf signifikansi 5% yang ditetapkan dalam uji hipotesis tercatat 2,145. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa hipotesis alternatif yang ditetapkan dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh  pemberian latihan interval training terhadap peningkatan kebugaran jasmani (VO2 Maks) wasit futsal Komunitas Futsal Malang (KFM).

Dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh dari pemberian latihan interval training terhadap peningkatan kebugaran jasmani (VO2 Maks) wasit futsal Komunitas Futsal Malang (KFM). Selain itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan lebih banyak subjek, hendaknya melibatkan kelompok kontrol sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan atau lebih valid lagi. Penelitian ini diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas kebugaran jasmani wasit futsal Komunitas Futsal Malang (KFM) agar lebih baik lagi.