SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Naik Turun Bangku Terhadap Jauh Lompatan pada Olahraga Atletik Nomor Lompat Jauh Siswa Kelas X SMK PGRI Wlingi Kab. Blitar

Johan Kalpirtanata

Abstrak


ABSTRAK

 

Kalpirtanata, Johan. 2014. Pengaruh Latihan Naik Turun Bangku Terhadap Jauh Lompatan pada Olahraga Atletik Nomor Lompat Jauh Siswa Kelas X SMK PGRI Wlingi Kab. Blitar. Skripsi, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) I Nengah Sudjana, S.Pd, M.Pd, (II) Drs.Agus Gatot Subiyantoro, M.Kes.

 

Kata kunci: latihan, naik turun bangku, jauh lompatan, olahraga atletik nomor lompat jauh.

 

Lompat jauh adalah salah satu nomor pada cabang pada olahraga Atletik. Pada dasarnya siswa dapat melakukan dengan baik, namun hasil yang didapatkan dalam penilaian dalam kelas belum begitu maksimal. Untuk mencapai hasil yang maksimal harus dilakukan latihan yang teratur dan sistematis agar hasilnya signifikan. Dalam penelitian ini bentuk latihan yang digunakan adalah latihan naik turun bangku.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan dari hasil lompat jauh setelah pemberian latihan naik turun bangku. Jarak lompatan diukur dari papan tolakan yang terdekat dari bak pasir sampai letak awal pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh. Dengan pemberian latihan yang menekankan pada kekuatan otot tungkai diharapkan pada saat melakukan tolakan dapat kuat dan semakin jauh hasil lompatan yang dihasilkan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang diterapkan adalah rancangan kelompok pre-test dan pos-test. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X SMK PGRI Wlingi Kab.Blitar berjumlah 36 orang. Setiap subyek diberi tes yang sama yaitu pre-test dan post-test berupa lompat jauh gaya jongkok, sedangkan latihan yang digunakan sama yaitu latihan naik turun bangku. Latihan dilaksanakan pada hari Senin, Rabu dan Jum’at selama 18 kali pertemuan dari bulan Mei – Juni 2014. Dari hasil lompat jauh diperoleh data untuk mengetahui nilai analisis statistic deskriptif, kemudian dilakukan uji normalitas dengan metode Kolmogorov-smirnov, selanjutnya dilakukan uji-t amatanulangan menggunakan SPSS 20 for Windows.

Dari hasil pre test skor minimal 2,9 m dan skor maksimal 4,66 m dan pada post test skor minimal 3,13 m dan skor maksimal 4,68 m. Mean pada pre test yaitu 3,9956, dan mean pada post test yaitu 4,2517. Sedangkan nilai standar deviasi adalah post test 0,47272 dan pre test 0,39746. Berdasarkan perhitungan uji-t menunjukkan t hitung sebesar 9,953, dan pada t-tabel ditingkat signifikansi 5% dan derajat kebebasan adalah 36 – 1 = 35 adalah 2,030 karena 9,953 > 2,030, maka antara pre test dan post test terdapat perbedaan signifikan,artinya H0ditolak, H1 diterima.

Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan ada perbedaan yang cukup siginfikan antara sebelum dan sesudah pemberian latihan naik turun bangku. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pemberian latihan naik turun bangku berpengaruh terhadap jauh lompatan.