SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Menggiring (Dribble) dalam Permainan Bolabasket Menggunakan Drill Berlevel Melalui Video Siswa-Siswi Peserta Ekstrakurikuler SMP Negeri 17 Malang

Fahri .

Abstrak


ABSTRAK

 

Fahri. 2014. Pengembangan Model Latihan Teknik Dasar Menggiring (Dribble) dalam Permainan Bolabasket Menggunakan Drill Berlevel Melalui Video Siswa-Siswi Peserta Ekstrakurikuler SMP Negeri 17 Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pem-bimbing: (I) Dr. Saichudin, M.Kes, (II) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: pengembangan, menggiring (dribble), drill berlevel melalui video, bola-basket.

 

Berdasarkan observasi yang menggunakan angket pada saat siswa yang mengi-kuti ekstrakulikuler bolabasket di SMP Negeri 17 Malang khususnya teknik dasar menggiring (dribble) bolabasket, siswa belum pernah mendapatkan media pembelajaran teknik dasar menggiring (dribble) berlevel menggunakan video saat latihan dan siswa sering mengalami kejenuhan atau kesulitan saat latihan.

Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah media pembelaja-ran berupa video yang berisi tentang teknik dasar menggiring (dribble) berlevel dalam permainan bolabasket di ekstrakurikuler SMP Negeri 17 Malang dan membantu     mengurangi kesulitan yang dialami oleh siswa-siswi saat mengikuti ekstrakurikuler  bolabasket di SMP Negeri 17 Malang.

Dalam pengembangan ini, peneliti merujuk model pengembangan research and development dari Borg dan Gall (1983:775) yang terdiri dari sepuluh langkah, yaitu: (1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi (kajian pustaka dan observasi lapan-gan), (2) Mengembangkan bentuk produk awal (penyiapan materi, buku petunjuk yang akan digukanan dan perlengkapan evaluasi), (3) Melakukan uji lapangan permulaan, menggunakan 1 sekolah dengan 7 subjek, (4) Revisi produk pertama (sesuai dengan saran-saran dari tinjauan para ahli pada uji lapangan permulaan), (5) Uji coba lapangan utama (dilakukan pada 1 sekolah dengan 30 subjek, meggunakan teknik kuisioner lalu dianalisis hasilnya), (6) Melakukan revisi produk (berdasarkan dari saran-saran dan  hasil uji coba lapangan utama), (7) Hasil akhir produk pengembangan yang dihasilkan oleh uji coba lapangan.

Hasil pengembangan produk ini dikemas dalam bentuk video, serta didalam video tersebut berisikan 7 level drill teknik dasar menggiring (dribble) dan setiap      gerakan mempunyai pengertian atau penjelasan dengan durasi waktu setiap level      kurang lebih 20 detik – 43 detik. Pengembangan ini telah diuji oleh para ahli untuk  menilai dan memberi masukan, yaitu ahli permainan bolabasket, ahli kepelatihan bola-basket, ahli media serta uji kelompok kecil dan uji lapangan (kelompok besar).        Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa pengemban-gan model latihan teknik dasar menggiring (dribble) dalam permainan bolabasket menggunakan drill berlevel melalui video ini mudah dipahami dan dengan adanya   produk ini dapat menambah pengetahuan baru tentang teknik dasar menggiring     (dribble) bolabasket. Sedangkan kelemahan produk ini yaitu hanya ada model latihan teknik dasar menggiring (dribble) bolabasket.

Saran untuk penelitian yaitu sebaiknya dilakukan pada subjek yang lebih luas, baik untuk siswa maupun sekolah yang digunakan sebagai kelompok uji coba dan hasil pengembangan ini hanya sampai tersusun sebuah produk, belum sampai pada tingkat efektivitas produk yang dikembangkan, jadi sebaiknya dilanjutkan pada penelitian mengenai efektivitas produk yang dikembangkan.