SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PenerapanMetodeBermainUntukMeningkatkanKeaktifanSiswaDalamPembelajaranTolakPelurudi Kelas VIII B SMP Negeri 3 Gempol Kab. Pasuruan

aulia akbar ar rosyidi saleh

Abstrak


ABSTRAK

 

Saleh, Aulia Akbar ArRosydi. 2014. PenerapanMetodeBermainUntukMeningkatkanKeaktifanSiswaDalamPembelajaranTolakPelurudi Kelas VIII B SMP Negeri 3 GempolKab.Pasuruan.Skripsi.JurusanPendidikanJasmanidanKesehatan.FakultasIlmuKeolahragaan. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing: (1) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Dr. Moch,Yunus,  M.Kes.

 

Kata Kunci: meningkatkan, keaktifan pembelajaran tolak peluru, pendekatan bermain

Olahraga tolak peluru adalah salah satu nomor lomba dalam atletik nomor lempar. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Peluru ini merupakan peralatan utama dalam olahraga ini. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran tolak peluru masih belum optimal. Banyak siswa yang kurang aktif, kurang senang dan kurang tekun dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan keaktifansiswa dalam pembelajaran tolak peluru di kelas VIII B SMP Negeri 3 Gempol Kab. Pasuruan yang belum optimal dengan menggunakan pendekatan bermain.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan.

Rancanganpenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Melalui PTK inidilaksanakan pembelajaran tolak peluru dengan menggunakan metode bermain. Melalui permainan ini, siswa melakukan gerak dasar tolak peluru sambil bermain dalam melaksanakan pembelajaran.Hal ini penting mengingat siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Gempol Kab. Pasuruan belum menunjukkan keaktifan dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti berkolaborasi dengan guru merencanakan tindakan pembelajaran yang berlangsung selama 2 siklus.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran tolak peluru di kelas VIII B mengalami peningkatan setelah diberikan metode bermain. Presentase hasil belajar siswa adalah sebagai berikut: (1). Terdapat 9 siswa (31%) yang aktif dalam mengikuti pembelajaran, 19 siswa (69%) kurang aktif. Kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 terdapat15siswa (53%) yang aktif, 13 siswa (47%) kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Kemudian pada siklus 2 terdapat 26 siswa (92%) yang aktif, 2 siswa (8%) kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Presentase dari indicator aktif diperoleh dengan menjumlah hasil skor yang diperoleh darii  ndikator aktif kemudian dibagi dengan hasil perkalian antara jumlah siswa dan lima descriptor dari indicator aktif kemudian dikali 100%. (2). Terdapat 8Siswa (30%)senang dalam mengikuti pembelajaran, 20 siswa (70%) kurang senang mengikuti pembelajaran.