SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK LONCAT KEDUA PAHA DIDEKATKAN KE DADA UNTUK MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRI SMA NEGERI 1 LUMAJANG

Yudho Prasetyo Wibowo

Abstrak


Prasetyo Wibowo, Yudho. 2014. Pengaruh Latihan Pliometrik Loncat Kedua Paha Didekatkan ke Dada Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Putri SMA Negeri 1 Lumajang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Gatot S, M.Kes. (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

Kata Kunci: latihan pliometrik, latihan loncat kedua paha didekatkan ke dada, daya ledak, bolavoli.

Syafrizar (2007: 4) menjelaskan bahwa “latihan pliometrik merupakan suatu bentuk latihan yang merangsang otot untuk melakukan aktivitas kerja dengan cepat”. Bafirman (2008: 84) menyimpulkan bahwa “latihan-latihan pliometrik adalah latihan yang mempunyai sasaran untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan yang sangat diperlukan oleh seorang pemain sepakbola dan atlet pada cabang olahraga lainnya”.

Penelitian ini termasuk dalam metode penelitian eksperimen. Sugiyono (2013: 107) menyatakan bahwa “dalam penelitian eksperimen ada perlakuan (treatment)”. Dalam penelitian ini perlakuan latihan loncat dengan kedua paha di dekatkan ke dada. Prosedur penelitian ini menggunakan rancangan penelitian “One-Group Pretest-Posttest Design”. Penelitian ini hanya dengan melibatkan satu kelompok subyek sehingga tidak ada kontrol yang ketat terhadap variabel eksternal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah vertical jump test. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bolavoli putri SMA Negeri 1 Lumajang yang berjumlah 20 orang.

Setelah dilakukan penelitian, diperoleh data tes awal vertical jump test dengan rata-rata hasil tes sebesar 34,1, standar deviasi sebesar 3,523, dan rentangan skor sebesar 4. Data tes akhir vertical jump test setelah diberikan perlakuan selama 15 pertemuan rata-rata hasil tes sebesar 35,1, standar deviasi 3,323 dan rentang skor sebesar 3. Untuk hasil uji normalitas (kolmogorov-smirnov) diperoleh f-hitung sebesar 0,963 < f-tabel 5% 4,38 dari hasil itu data yang diperoleh mempunyai makna berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai f-hitung 0,861 < f-tabel 5% 4,38 sehingga data tidak berbeda (homogen)

Dari hasil uji-t sebesar t-hitung 6,164 dengan db N-1=19. Sedangkan untuk nilai sig(2-tailed) p=0,000 dengan taraf signifikansi 5%. Nilai t-hitung yang didapat 6,164 > t-tabel 5% 2,093 maka hipotesis alternatif diterima. Hipotesis alternatif dari penelitian ini adalah ada pengaruh latihan pliometrik loncat kedua paha didekatkan ke dada terhadap daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler bolavoli putri di SMA Negeri 1 Lumajang

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa latihan pliometrik loncat kedua paha didekatkan ke dada memiliki pengaruh yang signifikan terhadap daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler bolavoli putri SMA Negeri 1 Lumajang.