SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai dan Kelincahan dengan Kemampuan Menggiring Bola Dalam Permainan ¬Sepakbola Pada Siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Boyolangu

muhammad zen fais ainurridho

Abstrak


ABSTRAK

M. Zen Fais’ Ainuridho. 2014. Hubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai dan Kelincahan dengan Kemampuan Menggiring Bola Dalam Permainan ­Sepakbola Pada Siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Boyolangu. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Agus Gatot S., M.Kes, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd

 

Kata kunci : Hubungan, kekuatan otot tungkai dan kelincahan, menggiring bola

 

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kemajuan dan perkembangan olahraga yang semakin pesat dan untuk mencapai prestasi olahraga semakin mendapat persaingan yang ketat baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Olahraga sangat bermanfaat dan tidak dapat dipisahkan untuk mencapai prestasi yang optimal, seperti pada permainan sepakbola. Menggiring adalah salah satu teknik yang penting dan harus dikuasai oleh seorang pemain sepakbola. Kelincahan merupakan salah satu bentuk latihan yang diperlukan dan harus dikuasai oleh seorang pemain untuk menunjang permainan sepakbola khususnya dalam teknik baik menggiring bola maupun melewati lawan. Kecepatan merupakan unsur dasar setelah kekuatan untuk mencapai prestasi maksimal.

Rumusan masalah yang di ajukan yaitu: apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan menggiring bola; apakah terdapat hubungan antara kelincahan dengan menggiring bola; apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan dengan kemampuan menggiring bola pada peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Boyolangu.

Metode yang digunakan adalah : menggunakan korelasi kuantitatif  dengan teknik tes. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada siswa SMA Negeri 1 Boyolangu. Variabel penelitian meliputi variabel bebas (prediktor) terdiri dari 1) Kekuatan otot tungkai (X1), 2) Kelincahan (X2) dan variabel terikat (kriterium) atau Y adalah kemampuan menggiring bola. Populasi penelitian sebanyak 69 orang dengan menggunakan teknik random sampling diperoleh sampel sebanyak 30 orang. Ketiga data tersebut diolah menggunakan analisa statistik memakai rumus korelasi product moment.

Sebelum menghitung korelasi peneliti mencari T-skor terlebih dahulu karena dalam tes kekuatan otot tungkai kelincahan dan menggiring bola satuannya tidak sama maka dari itu dibutuhkan T-skor untuk mengubah satuannya. Berdasarkan analisa statistik diketahui korelasi antara variabel masing-masing adalah rx1y = 0,697 > r tabel = 0,306 antara kekuatan otot tungkai dengan menggiring bola, rx2y = 0,497 > r tabel = 306 antara kelincahan dengan kemampuan menggiring bola, dan rx1x2y = 0,739 > r tabel = 0,361 antara kekuatan otot tungkai, kelincahan dengan kemampuan menggiring bola dengan melihat dari taraf signifikan 5% untuk N = 30 (db = n – 2 = 28) diperoleh r tabel = 0,361. Oleh karena r hitung hasil penelitian lebih besar dari r tabel, maka  hipotesis yang diajukan dapat diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan menggiring bola; ada hubungan antara kekutan otot tungkai dengan kelincahan; ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan dengan kemampuan menggiring bola pada peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Boyolangu.

 ABSTRACT

 M. Zein Fais’ Ainuridho. 2014. The Relationship Between Leg Muscle Strength and Agility with The Ability of Dribbling in the Football Game among Extracurricular Students at SMA Negeri 1 Boyolangu. Final Paper. Department of Sport Science. Faculty of Sport Science. Malang State University. Advisors: (I) Drs. H. Agus Gatot S., M.Kes. (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

 

Keywords : Relationship, Leg Muscle Strength and Agility, Dribbling

 

The background of research is the advance and development of sport. To achieve something within sport is a huge challenge because it always involves high competition either at national or international levels. Sport is very useful for self exercise and inseparable from the effort toward optimum achievement, including football. Dribbling is one important technique that must be mastered by a football player. Agility is a kind of football practices that must be mastered by a player to support their football play, especially in dribbling or passing through opponent.

Problems of research are: whether there is a relationship between leg muscle strength and dribbling; whether there is a relationship between agility and dribbling; whether there is a relationship between leg muscle strength and agility; whether there is a relationship between leg muscle strength and agility with the ability of dribbling among the extracurricular students at SMA Negeri 1 Boyolangu.

            Methods of research include quantitative correlation and test technique. Hypothesis of research is that there is a relationship between leg muscle strength and agility with the ability of dribbling in the football game among the students of SMA Negeri 1 Boyolangu. Research variables are independent variables (predictor) which are (1) Leg Muscle Strength (X1) and (2) Agility (X2), and dependent variable (criterion) or Y, which is the ability of dribbling. Population of research is 69 persons. Sampling technique is total sampling which results in 30 samples. Data are processed using statistic analysis using the equation of product moment correlation.

            The analysis of statistic has indicated that the correlation between variables is rx1y = 0.697, rx2y = 0.546, rx1x2 = 0.497, and rx1x2y = 0.739. At significance level of 5% for N = 30 (db = n-2 = 28), rtable = 0.361. Because r-count is higher than r-table, the hypothesis is accepted because there is a significant and positive relationship. It means that there is a relationship between leg muscle strength and the ability of dribbling; there is a relationship between agility and dribbling; there is a relationship between leg muscle strength and agility; and there is a relationship between leg muscle strength and agility with the ability of dribbling among extracurricular students in SMA Negeri 1 Boyolangu.