SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

TINGKAT KONSUMSI ASUPAN GIZI PADA REMAJA OBESITAS SISWA-SISWI KELAS DELAPAN MTs AL MAARIF 02 KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

Muhammad Fauzi

Abstrak


ABSTRAK

 

Muhammad Fauzi. 2013. Tingkat konsumsi asupan gizi pada remaja obesitas siswa-siswi kelas delapan MTs Al Maarif 02 Singosari. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Saichudin, M.Kes, (II) Dra. Desiana Merawati, M.S.

 

Kata Kunci: Tingkat konsumsi asupan gizi dan obesitas.

Pola makan yang seimbang diperlukan untuk menjaga status gizi seseorang agar tetap normal. Energi yang masuk dalam tubuh kita sehari-hari harus seimbang pula dengan energi yang keluar hal ini bertujuan untuk mencegah resiko kelebihan energi dalam tubuh kita. Kelebihan energi dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya penimbunan lemak dalam tubuh yang berakibat terjadinya obesitas. Perubahan moderen juga turut mempengaruhi meningkatnya jumlah penderita obesitas pada remaja khususnya. Obesitas dapat terjadi karena pola makan yang tidak seimbang dan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Selain itu satus gizi kedua orang tua juga dapat berpengaruh pada terjadinya obesitas, Jika ayah atau ibu menderita overweight (kelebihan berat badan) maka kemungkinan anaknya memiliki kelebihan berat badan sebesar 40-50%. Apabila kedua orang tua menderita obesitas, kemungkinan anaknya menjadi ‘obesitas’ sebesar 70-80%.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat konsumsi asupan gizi pada remaja di sekolah MTs Al Maarif 02 Singosari. Pengukuran status gizi dalam penelitian ini menggunakan IMT (indeks masa tubuh).

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif yang bersifat survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pengukuran IMT (indeks masa tubuh) dan kuesioner. Subyek yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu remaja kelas delapan siswa-siswi MTs Al Maarif 02 Singosari.

Hasil pengukuran IMT (indeks masa tubuh) berupa prosentase. Hasil tes berupa kategori status gizi setelah di lakukan pengukuran yang selanjutnya akan dikategorikan pada tingkatan yang sesuai. Terdapat lima kategori penilaian status gizi, yaitu: I untuk kategori sangat kurus, II untuk kategori kurus, III untuk normal , IV untuk kategori gemuk, V untuk kategori sangat gemuk.