SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tentang Tingkat Kebugaran Jasmani, Indeks Massa Tubuh Berdasarkan Jenis Kelamin Serta Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Pada Siswa Kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo.

Donny Alif Pratama

Abstrak


ABSTRAK

 

Pratama, Donny, Alif. 2014.  Studi Tentang Tingkat Kebugaran Jasmani, Indeks Massa Tubuh Berdasarkan Jenis Kelamin Serta Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Pada Siswa Kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (II) Drs. Lokananta Teguh H.W , M.Kes.

 

Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Tingkat Kebugaran Jasmani

Perkembangan fisik atau jasmani anak sangat berbeda satu sama lain, sekalipun anak tersebut usianya relatif sama. Karakteristik anak juga dihubungkan dengan tingkat kebugaran jasmani yang dimiliki oleh setiap individu. Salah satu komponen kebugaran jasmani yang penting adalah komposisi tubuh. Komposisi tubuh dan tingkat kebugaran jasmani anak kelas 6 yaitu dengan kategori usia 10-12 tahun di daerah yang mulai berkembang seperti Sidoarjo belum pernah diteliti. Padahal untuk anak-anak di daerah seperti Sidoarjo hal-hal seperti hobi baru seperti memainkan “game” play station atau penggunaan internet menjadi suatu kebiasaan yang bisa mengakibatkan masalah bagi anak-anak. Sehingga belakangan ini banyak anak yang tidak mempunyai tubuh yang bugar karena disebabkan kurang bergerak, hal ini juga bisa membuat anak menjadi obesitas karena kurangnya beraktifitas. Salah satu cara penentuan obesitas adalah dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan frekuensi indeks massa tubuh, tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis kelamin serta tingkat kebugaran jasmani berdasarkan IMT pada siswa kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 106 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dalam penelitian ini menggunakan tes TKJI untuk usia 10-12 tahun,sedangkan untuk mengetahui IMT menggunakan pengukuran antoprometri. Berdasarkan tujuan penelitian, maka rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan penelitian survei yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan frekuensi indeks massa tubuh, tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis kelamin serta perbedaan frekuensi tingkat kebugaran jasmani berdasarkan indeks massa tubuh pada siswa kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo. Teknik analisis yang digunakan statistik non parametrik dengan chi kwadrad.

Hasil perhitungan dengan rumus statistik chi kwadrad frekuensi indeks massa tubuh berdasarkan jenis kelamin yaitu  ² hitung  7,3132857 < ² tabel 7,815. Sedangkan perhitungan chi kwadrad frekuensi sebaran tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis diperoleh ² hitung  2,199631 < ² tabel  9,488. Selain itu didapatkan perbedaan frekuensi tingkat kebugaran jasmani berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dengan Diperoleh ² hitung  106,59509  > ² tabel  21,026 .  Dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan bahwa  tidak ada perbedaan frekuensi indeks massa tubuh dan tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis kelamin baik siswa laki-laki maupun perempuan. Namun ada perbedaan frekuensi tingkat kebugaran jasmani berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) obese, gemuk, normal, kurus pada siswa kelas VI SDN Gelam 2 Kabupaten Sidoarjo. Dari kesimpulan yang menyebutkan adanya perbedaan frekuensi tingkat kebugaran jasmani berdasarkan IMT, peneliti mengharapkan agar siswa dan guru lebih memperhatikan tentang bagaimana menjaga komposisi tubuh dan kebugaran jasmani secara berkelanjutan.