SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Bentuk Permukaan Sepatu Jogging dan Sprint Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Bagi Mahasiswa IK OFF B-B Universitas Negeri Malang.

Adi Yusuf Kurniadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniadi, Adi, Yusuf. 2013. Perbedaan Bentuk Permukaan Sepatu Jogging danSprint Terhadap Kecepatan Lari 100 Meter Bagi Mahasiswa IK OFF B-BUniversitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, FakultasIlmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Saichudin, M.Kes, (II) Drs. Agus Tomi, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kecepatan Lari 100 Meter, Sepatu jogging, Sepatu sprint.

Sepatu merupakan sebuah alat pendukung. Sepatu memiliki karakteristiktertentu dalam kebutuhannya. Sepatu juga dianggap berperan penting dalammendukung performa seorang atlit ditinjau dari faktor eksternal. Beberapa penelititelah memberikan beberapa bukti mengenai pengaruh sepatu terhadap performaseorang atlit. Pada cabang olahraga lari 100 meter, sepatu adalah hal yang bersifatpenting untuk dipertimbangkan, terutama kesesuaian sepatu terhadap permukaanyang nantinya akan diinjakkan. Sepatu jogging dinilai cocok untuk gerakan berlariyang bersifat konstan, sedangkan sepatu sprint dinilai sangat cocok untukakselerasi dan kecepatan tinggi.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membuktikan adanyaperbedaan terhadap waktu tempuh lari 100 meter dari penggunaan 2 jenis sepatuyang berbeda, yaitu sepatu jogging dan sepatu sprint bagi mahasiswa IK OFF B-BUniversitas Negeri Malang. Pengukuran waktu tempuh dilakukan denganmenggunakan tes lari 100 meter.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitianhipotesis komparatif dan dengan metode perbandingan yang menggunakanwilcoxon match pair test. Saat pelaksanaan pretest, subyek penelitian melakukantes lari 100 meter dengan menggunakan sepatu jogging. Subyek diberikan masarecovery selama 2 hari setelah pelaksanaan pretest, kemudian akan dilaksanakanposttest.

Posttest dilakukan dengan menggunakan sepatu sprint untuk berlari denganjarak sejauh 100 meter. Sepatu jogging yang digunakan yaitu merek adidas,sedangkan sepatu sprint yang digunakan yaitu merek health. Setelah tes lari 100meter dengan menggunakan sepatu jogging dan sprint pengolahan data dilakukandengan menggunakan uji-z dengan syarat melakukan uji normalitas dan ujihomogenitas terlebih dahulu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sepatu sprint memilikinilai rata-rata waktu tempuh yang lebih cepat yaitu dengan rata-rata 14,81 danstandar deviasi 1,22 dibandingkan dengan penggunaan sepatu jogging yaitudengan rata-rata 15,67 dan standar deviasi 1,63. Hasil analisis uji-z jugamenunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan data hasil penelitianyang diperoleh, rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan dengan rata-ratapretest, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah perbedaanpengaruh bentuk permukaan sepatu jogging dan sprint signifikan memilikiperbedaan dalam waktu tempuh, dengan waktu tempuh tercepat yaitu denganmenggunakan sepatu sprint bagi mahasiswa IK OFF B-B Universitas NegeriMalang.