SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PEMBERIAN EFFLEURAGE PADA LENGAN BAWAH, TANGAN DAN JARI SEBAGAI TAMBAHAN PEMANASAN TERHADAP KEKUATAN TANGAN UNTUK PESERTA EKSTRAKURIKULER BULUTANGKIS DI SMK PLUS AL-MUJAHIDI KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER

Rama Novianto Setiaji

Abstrak


ABSTRAK

Setiaji, Rama Novianto. 2013. Pengaruh Pemberian Effleurage pada Lengan Bawah, Tangan dan Jari Sebagai Pemanasan terhadap Kekuatan Tangan untuk Peserta Ekstrakurikuler

Bulutangkis di SMK Plus Al-Mujahidi Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri

Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (2) Drs. Mulyani Surendra, M.S

 

Kata Kunci : Pemanasan, manipulasi effleurage, kekuatan pegangan tangan

Sebelum beraktivitas olahraga tidak lepas dari proses pemanasan karena tanpa pemanasanakan banyak menghambat proses olahraga dan bahkan riskan terjadi cedera. Banyak olahraga yang menggunakan kekuatan pegangan tangan, karena kekuatan pegangan tangan merupakan faktor pendukung di setiap cabang olahraga. Penggunaan masase sebagai tambahan pemanasan bisa

diaplikasikan tetapi masih dipertanyakan pengaruhnya untuk kekuatan tangan, oleh karena itu penelitian tentang manfaat masase sebagai tambahan pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik perlu dilakukan.

Giam dan Teh (2005:10) menjelaskan bahwa pengaruh masase effleurage terhadap kekuatan sebagai tambahan pemanasan disebabkan karena pengaruh masase meningkatkan

metabolisme. Manipulasi yang dikerjakan dari bagian-bagian tubuh menuju ke jantung, secaramekanis mendorong aliran darah vena menuju jantung. Masase memberikan dampak untuk mempercepat impuls rangsang syaraf dan meningkatkan peredaran darah terhadap sistem syaraf. Masase memberi pengaruh mekanis timbulnya panas karena manipulasi masase pada tubuh dan tekanan pada pembuluh darah dan limfe yang dapat menyebabkan aliran darah dan limfe didorong menuju jantung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manipulasi effleurage sebagai tambahan pemanasan pada lengan bawah, tangan dan jari terhadap hasil tes kekuatan pegangan

tangan pada 30 siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis di SMK Plus Al-Mujahidi Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Rancangan penelitian eksperimen semu yang berpola " One Group Pre Tes Pos Tes Design". Pre tes diawali dengan pemanasan stretching dilanjutkan dengan kalestenik, setelah itu subyek melakukan tes kekuatan pegangan tangan menggunakan alat handgrip dynamometer sebanyak 3 kali percobaan. Sedangkan pos tes diawali dengan pemanasan

stretching dilanjutkan dengan kalestenik setelah itu diberikan tambahan pemberian masase dengan manipulasi effleurage selama 5 menit, kemudian subyek melakukan tes kekuatan pegangan tangan dengan menggunakan alat handgrip dynamometer sebanyak 3 kali percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian manipulasi effleurage sebagai

tambahan pemanasan tidak berpengaruh secara signifikan (ρ = 0,186> α = 0,05) dengan ρ α = 0,16 pada taraf signifikansi 0,05 terhadap hasil tes kekuatan pegangan tangan pada 30 siswa peserta ekstrakulikuler bulutangkis di SMK Plus Al-Mujahidi Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa pemberian manipulasi effleurage sebagai tambahan pemanasan tidak perlu dilakukan karena terjadi kontra produktif. Hal ini terjadi karena testi belum pernah mendapatkan masase sehingga adaptasi terhadap manipulasi effleurage mengalami kontra

produktif.