SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KERJA GABUNGAN BRIDGE KONI KOTA MALANG TAHUN 2012

Hertika Yusniawati

Abstrak


ABSTRAK

Yusniawati, Hertika. 2013. Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Gabungan Bridge KONI Kota Malang Tahun 2012. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Eko Hariyanto, M. Pd (II) Drs. Mulyani Surendra, M. S.

 

Kata Kunci: evaluasi, program kerja, Gabungan Bridge Kota Malang (GBM)

Pada KONI Kota Malang terdapat beberapa macam cabang olahraga. Setiap cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Kota Malang mendirikan organisasi sebagai wadah untuk mengatur kegiatan masing-masing cabang olahraga. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kota Malang tanggal 28 Agustus 2012 setiap tahun masing-masing cabang olahraga harus membuat program kerja, rencana anggaran biaya, laporan kegiatan, dan evaluasi baik dari dalam maupun dari pihak luar. Akan tetapi hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa belum diadakan evaluasi dari pihak luar. Sehingga terdapat kesenjangan antara harapan dari pihak KONI Kota Malang dengan kenyataan yang ada di cabang olahraga, khususnya cabang olahraga bridge.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji tentang bagaimana pelaksanaan program kerja Gabungan Bridge Kota Malang tahun 2012 ditinjau dari variabel context, input, process, product. Penelitian ini menggunakan metode penelitian evaluasi yang menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Data yang terkumpul akan diolah, dianalisis, dan disajikan secara naratif dan juga berupa persentase.

Hasil penelitian menunjukkan program kerja yang terlaksana kurang baik karena hanya 36%, akan tetapi dari program kerja yang terlaksana tersebut ada 62,5% yang berjalan sesuai dengan tujuan yang berarti program kerja yang terlaksana dapat berjalan dengan baik. Pengurus yang aktif mengurus organisasi ada 20% dan atlet yang aktif berlatih di GBM ada 28%, hal ini menunjukkan keaktifan anggota di GBM kurang baik.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan dan rekomendasi penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Apabila ditinjau dari variabel context lebih dirinci lagi mengenai kebutuhan untuk masing-masing bidang yang ada di organisasi dan perlu ditambahkan satu bidang lagi dalam struktur pengurus, yaitu pengurus bidang sarana dan prasarana. (2) Apabila ditinjau dari variabel input dibuat program kerja yang dapat menarik perhatian seluruh atlet yang ada di GBM agar lebih tertarik untuk berlatih; mengganti pengurus GBM yang sudah tidak bersedia mengurus organisasi; menambah pelatih yang profesional dan bertanggungjawab; memberikan hadiah sesuai dengan prestasi agar atlet dan pelatih lebih termotivasi. (3) Apabila ditinjau dari variabel process dibuat daftar presensi setiap kali latihan, sehingga jelas siapa yang sering datang pada saat latihan dan siapa yang sering bolos latihan; selain melihat prestasi saat latihan sebaiknya diadakan seleksi ketika akan mengikuti sebuah pertandingan agar tidak terjadi kecemburuan sosial di antara atlet; pengenalan olahraga bridge pada sekolah-sekolah di Kota Malang sebaiknya segera dilakukan; ketika ada kegiatan pelatihan bagi pelatih bridge, pelatih GBM diikut sertakan; diadakan kas anggota, untuk berjaga-jaga apabila anggaran dana yang diajukan ke KONI tidak semuanya disetujui sehingga tidak kebingungan mendapatkan dana, mencari donatur atau sponsor. (4) Apabila ditinjau dari variabel product mengurangi jumlah program kerja sesuai dengan kebutuhan agar dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan tujuan, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.