SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Variasi Circuit Training untuk Fastbreak pada Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar

Dwi Ardy Satriono

Abstrak


ABSTRAK

Satriono. Dwi Ardy, 2013. Pengembangan Variasi Circuit Training untuk Fastbreak pada Peserta Ekstrakurikuler Bolabasket SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Saichudin M.Kes, (II) dr. Rias Gesang Kinanti M.Kes

 

Kata Kunci: Pengembangan, Variasi latihan, Bolabasket, Ekstrakurikuler

Bolabasket merupakan jenis olahraga yang akhir-akhir ini begitu cepat perkembangannya dan banyak menarik perhatian dalam kehidupan manusia, khususnya kaum remaja. Hal tersebut terbukti dengan adanya sekolah-sekolah yang mempunyai lapangan bolabasket.

Pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan model variasi circuit training untuk fastbreak pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar, dengan harapan dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa, sehingga dapat memperkaya pengetahuan tentang teknik fastbreak dalam permainan bolabasket.

Peneliti melakukan analisis kebutuhan dalam bentuk angket kepada 20 peserta ekstrakurikuler. Dari analisis kebutuhan diperoleh (1) 87,5% siswa sangat perlu model latihan fastbreak, guna meningkatkan teknik dalam permainan bolabasket (2) 75% siswa sulit melakukan model latihan fastbreak, (3) 85% siswa setuju jika model latihan fastbreak yang bervariasi dalam latihan, (4) 100% siswa setuju jika fastbreak menggunakan metode circuit training.

Penelitian yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wlingi ini, termasuk jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan research and development Borg dan Gall. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase, yang digunakan untuk menganalisis hasil pengumpulan data dari penelitian awal (analisis kebutuhan), evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil dan kelompok besar.

Berdasarkan uji coba kelompok kecil dengan jumlah 8 peserta ekstrakurikuler bolabasket, diperoleh persentase dengan rata-rata 86,83%. Dari uji coba kelompok besar dengan jumlah 16 siswa perwakilan kelas XI, diperoleh persentase dengan rata-rata 87,72%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, model latihan dasar-dasar circuit training untuk fastbreak ini, memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan sebagai sumber belajar baru bagi pelatih ekstrakurikuler bolabasket dan peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Wlingi Kabupaten Blitar