SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Menggantung Menggunakan Model Bermain dengan Team Game Turnament (TGT) Siswa Kelas VIII A Di SMP Negeri 1 Malang

wadud wadud wadud

Abstrak


ABSTRAK

Wadud. 2013. Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Menggantung Menggunakan Model Bermain dengan Team Game Turnament (TGT) Siswa Kelas VIII A Di SMP Negeri 1 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M. Kes. (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M. Kes.

 

Kata Kunci: Meningkatkan, Hasil Belajar, Lompat Jauh, model Bermain dengan TGT .

Mempraktikkan gerak dasar atletik yang dimodifikasi pada nomor lompat jauh gaya menggantung merupakan salah satu materi pembelajaran siswa SMP tercantum pada standar kompetensi dan kompetensi dasar. Pada hasil observasi awal, 26 siswa kelas VIII A di SMP Negeri 1 Malang terdapat kesalahan saat melakukan  lompat jauh gaya menggantung yaitu saat awalan 15 siswa, tumpuan 15 siswa, melayang 12 siswa, pendaratan 13 siswa. Hal ini terjadi karena kurangnya modifikasi model pembelajaran oleh guru sehingga siswa tidak terlalu suka pada pelajaran atletik kususnya lompat jauh.

Oleh Karena itu peneliti membuat model pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung menggunakan bermain dengan TGT siswa kelas VIII A di SMP Negeri 1 Malang.

Metode penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, tiap siklus dilakukan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A di SMP Negeri 1 Malang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah melakukan pembelajaran menggunakan bermain dengan TGT terjadi peningkatan hasil belajar pada lompat jauh gaya menggantung siswa selama mengikuti pembelajaran lompat jauh dari tiap siklus. Pada siklus 1 untuk awalan yang melakukan dengan benar sebesar 77,7%, untuk tumpuan yang melakukan dengan benar sebesar 72,2%, saat melayang yang melakukan dengan benar sebesar 77,7%, pada saat pendaratan yang melakukan dengan benar 76,3%.  Hasil dari siklus 2 menunjukkan peningkatan penguasaan keterampilan lompat jauh gaya menggantung dengan masing-masing taraf keberhasilan dari gerakan awalan yang melakukan dengan benar 95,6%, untuk tumpuan yang melakukan dengan benar sebesar 94,2%, saat melayang yang melakukan dengan benar sebesar 98,5%, pada saat tumpuan yang melakukan dengan benar sebesar 97,7%.

Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran lompat jauh gaya menggantung menggunakan model bermain dengan TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A di SMP Negeri 1 Malang.