SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Gerak Non Lokomotor Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri

Abdurrohman Muzakki

Abstrak


ABSTRAK

 

Muzakki, Abdurrohman. 2013. Kemampuan Gerak Non Lokomotor Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mahmud Yunus, M.Kes, (II) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes.

 

Kata Kunci: Kemampuan Gerak, Indeks Massa Tubuh, Sekolah Menengah Pertama

Perkembangan gerak yang terjadi pada masa anak-anak adalah berupa peningkatan kualitas pola gerak yang telah bisa dilakukan pada masa bayi dan peningkatan variasi berbagai macam pola gerak dasar. Peningkatan kemampuan pola gerak terjadi sejalan dengan meningkatnya kemampuan koordinasi mata, tangan dan kaki. Perkembangan gerak bisa terjadi dengan baik apabila anak memperoleh kesempatan yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik dalam bentuk gerakan-gerakan yang melibatkan keseluruhan bagian anggota-anggota tubuh.

Berdasarkan observasi awal dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani dan siswa SMP se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri pada tanggal 18-20 Januari 2013, survey kemampuan gerak non lokomotor berdasarkan IMT belum pernah dilakukan serta kepedulian siswa dan guru terhadap kemampuan motoriknya sangat kurang. Padahal perkembangan kemampuan motorik sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik.

Dari uraian di atas peneliti ingin mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan gerak non lokomotor berdasarkan Indeks Massa Tubuh pada siswa kelas VIII SMP se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Sehingga dapat memberikan gambaran tingkat kemampuan gerak non lokomotor siswa, serta gambaran tentang Indeks Massa Tubuh siswa yang apabila tidak diperhatikan dengan baik akan menimbulkan ketidak maksimalan perkembangan fisik siswa.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan gerak non lokomotor siswa kellas VIII SMP se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan motorik kasar dalam penelitian ini menggunakan tes indiana motor fitness,sedangkan untuk mengetahui IMT menggunakan pengukuran antoprometri.

Hasil penelitian menunjukkan data Siswa laki-laki dan perempuan status gizi kurus rata-rata memiliki kemampuan gerak non lokomotor kurang. Siswa laki-laki status gizi normal rata-rata memiliki kemampuan gerak non lokomotor baik. Siswa perempuan status gizi normal rata-rata memiliki kemampuan gerak non lokomotor normal. Siswa laki-laki dan perempuan status gizi gemuk rata-rata memiliki kemampuan gerak non lokomotor kurang. Dan Siswa laki-laki dan perempuan status gizi obese rata-rata memiliki kemampuan gerak non lokomotor kurang.

Dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan bahwa rata-rata kemampuan gerak non lokomotor siswa kelas VIII SMP se-Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri cukup dipengaruhi oleh Indeks Massa tubuh. Dari banyaknya siswa yang mempunyai kemampuan motorik kurang, Peneliti mengharapkan agar siswa dan guru lebih memperhatikan tentang tumbuh kembang siswa terutama kemampuan motorik dan Indeks Massa tubuh.