SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Teratur dan Tidak Teratur terhadap Neutrofil pada Tikus Putih jenis Wistar.

Moh Sultoni Malik

Abstrak


ABSTRAK

 

Malik, Moh. Sultoni. 2013. Pengaruh Latihan Teratur dan Tidak Teratur terhadap Neutrofil pada Tikus Putih jenis Wistar. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sugiharto, M.S., (II) dr. Rias Gesang Kinanti, M.Kes.

 

Kata Kunci: latihan teratur, kesehatan, sistem imun, neutrofil.

Latihan tidak hanya berdampak positif, tetapi dapat berdampak negatif bagi tubuh, namun latihan yang dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur berdampak positif bagi tubuh, yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan. Selama ini kualitas kesehatan hanya dilihat dari konsep performa fisik atau kinerja fisik saja. Performa fisik yang bagus belum tentu dari aspek kesehatan juga bagus, atas dasar itu maka tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap pengaruh latihan yang dilakukan secara teratur dan tidak teratur terhadap kesehatan dengan konsep imunologi, sebagai indikator neutrofil.

Penelitian ini dengan rancangan Random Control Group Post Test-Only Design dengan 3 kelompok perlakuan yang terdiri dari kelompok latihan teratur, latihan tidak teratur dan kelompok kontrol. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah tikus putih wistar, jenis kelamin jantan, berjumlah 15 ekor , usia 2-3bulan, yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah berupa renang selama 2 bulan, dengan beban latihan yang ditetapkan dari 5% berat badan.

Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil sampel darah melalui ekor tikus, kemudian sampel darah dicampurkan dengan cairan EDTA dan kemudian dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh antara kelompok latihan teratur, latihan tidak teratur, dan kontrol terhadap jumlah neutrofil total tikus.

Berdasarkan hasil analisis statistik penelitian, bahwa ada pengaruh antara latihan teratur atau latihan tidak teratur terhadap jumlah neutrofil, karena setelah dilakukan analisis statistik data neutrofil diperoleh taraf signifikansi P < 0,01.