SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kombinasi Senam Pivot Lansia dan Jalan Kaki terhadap Peningkatan Keseimbangan Postural Lansia di Desa Junrejo, Kota Batu, Malang.

Berta Valentina

Abstrak


ABSTRAK

Valentina, Berta. 2012. Pengaruh Kombinasi Senam Pivot Lansia dan Jalan Kaki terhadap Peningkatan Keseimbangan Postural Lansia di Desa Junrejo, Kota Batu, Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas  Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Saichudin, M.Kes, (II) dr. H. Moch. Yunus, M.Kes.

 

Kata Kunci: lansia, senam pivot, jalan kaki, keseimbangan postural, time up and go test (TUGT).

Lansia merupakan masa manusia menapaki kehidupan menjelang akhir hayat. Keadaan ini identik dengan perubahan-perubahan yang mencolok pada fisik maupun psikis. Secara kronologi lansia berumur 60-70 tahun. WHO juga mengelompokkan lansia menjadi : (1) Middle Age 45-59 tahun, (2) Eldery60-74 tahun, (3) Old75-90 tahun, dan (4) Very Olddi atas atau sama dengan 90 tahun.

Keseimbangan Postural (balance/stability) didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempertahankan keseimbangan saat berjalan yaitu dapat berjalan secepat mungkin. Peningkatan keseimbangan postural dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya jatuh pada manula. Kriteria gerakan latihan untuk meningkatkan keseimbangan postural pada manula, yaitu latihan yang bersifat kalistenik, diantaranya dengan senam lansia, seperti senam pivot lansia dan jalan kaki.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari kombinasi senam pivot lansia dan jalan kaki terhadap peningkatan keseimbangan postural lansia yang diberikan pada kelompok lansia sebanyak 15 lansia di Desa Junrejo, Kota Batu, Malang melalui tes time up and go test (TUGT).

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental, tepatnya metode eksperimental semu yaitu dengan metode yang memberikan atau menggunakan suatu treatment (perlakuan), dengan tujuan ingin mengetahui dan membandingkan pengaruh suatu kondisi terhadap gejala yang timbulatau disebut rancangan penelitian pra tes dan pasca tes eksperimental. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan pengukuran TUGT, untuk memperoleh data yang objektif tentang hasil latihan kelompok lansia. Kegiatan analisis data menggunakan analisis statistik yang telah dihitung menggunakan uji t dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dengan menggunakan metodologi penelitian statistik parametik yang dilakukan dengan SPSS 15.

Berdasarkan hasil analisis data uji beda menggunakan Paired Sample T- Test, diperoleh hasil analisis data yang telah dihitung menggunakan uji t > t tabel 5% yaitu sebesar 1,877. Hal ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil penghitungan statistik kombinasi senam pivot lansia dan jalan kaki memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap peningkatan keseimbangan postural lansia dengan tingkat kepercayaan 95%. Namun pada nilai mean= 1,3667, bernilai Positif: Artinya terjadi kecenderungan peningkatantes TUGTsesudah perlakuan senam pivot lansia dan jalan kaki. Rata-rata peningkatannya adalah 1,3667.