SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Aspek Afektif Dalam Pembelajaran Gerak Dasar Atletik Dengan Pendekatan Permainan Pada Siswa Kelas V SDN Sentul I Pasuruan

Darmansyah .

Abstrak


ABSTRAK

Darmansyah. 2012. Meningkatkan Aspek Afektif Dalam Pembelajaran Gerak Dasar Atletik Dengan Pendekatan Permainan Pada SDN Sentul I Pasuruam Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing : (I) Drs. Mu’arifin. M.Pd.  (II) Drs. Tatok Sugiarto S.Pd., M.Pd

 

Kata Kunci:  Meningkatkan Pembelajaran, Gerak dasar Atletik, Metode Permainan

Aspek afektif sangat mempengaruhi kemampuan belajar siswa baik secara kognitif maupun psikomotor, terutama dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. pembelajaran pendididkan jasmani hendaknya dapat mengakomodir dari ketiga aspek tersebut akan tetapi pada pelaksanaanya pembelajaran yang dilakukan hanya mengarah pada aspek psikomotor saja, oleh karena itu perlu melibatkan aspek afektif. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN Sentul I Pasuruan aspek afektif siswa belum maksimal karena beberapa faktor terutama metode yang digunakan dalam PBM.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aspek afektf melalui pendekatan permainan. Penelitian  yang dilakukan ialah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan diskriptif kualitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus, 1 siklus 2 kali pertemuan dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 45 siswa kelas V SDN Sentul I Pasuruan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan) dan tes.

Melalui pendekatan Permainan diharapkan dapat meningkatkan aspek afektif siswa. Hal ini bisa dilihat dari persentase rata-rata afektif siswa pada siklus I dan siklus II hasilnya, hasil afektif siswa dalam pembelajaran dari siklus I pertemuan 1 dan 2 sebesar 70.7% dengan katagori cukup dan pada siklus II pertemuan 1 dan 2 mengalami peningkatan 86% yang tergolong dalam katagori baik.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan pendekatan permainan yang dilakukan dapat meningkatkan aspek afektif terutama pada pembelajaran gerak dasar atletik. Adapun saran yang diberikan dari hasil penelitian ini, guru dapat memberikan pembelajaran gerak dasar atletik dengan pendekatan permainan karena dapat memaksimalkan pembelajaran terutama aspek afektif.