SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Overtraining terhadap Interleukin-6 pada Tikus Putih Rattus Norvegiccus Strain Wistar

Wulan Wijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijaya, Wulan R. 2012. Pengaruh Overtraining terhadap Jumlah Interleukin-6 pada Tikus Putih  Rattus Norvegiccus Strain Wistar. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Saichudin, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata Kunci: Overtraining, Interleukin-6, Sistem Imun, Tikus Putih.

Saat ini latihan banyak dikaitkan dengan upaya peningkatan kebugaran fisik,kesejahteraan secara keseluruhan, dan memperkuat sistem kekebalan sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun masih banyak masyarakat yang menggunakan latihan tidak pada porsinya, tidak sesuai dengan prinsip dasar latihan. Latihan seperti ini akan menimbulkan  terganggunya homeostasis dalam tubuh yang akan berdampak terjadinya kerusakan sel ataupun jaringan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh overtraining terhadap jumlah interleukin-6 pada tikus putih Rattus Norvegiccus Strain Wistar.

Penelitian ini merupakan penelitian Experimental Laboratories menggunakan rancangan penelitian  Control Group Posttest Only Design. Data penelitian yang berupa kelompok eksperimen dan kelompok  kontrol (16 ekor tikus jantan untuk 2 kelompok, di mana tiap perlakuan sejumlah 8 ekor dan berumur 1,5 bulan) yang diacak dan pengukurannya hanya dilakukan setelah pemberian perlakuan (renang dan diberi beban) pada tikus putih Rattus Norvegiccus Strain Wistar. Untuk menentukan sampel dilakukan secara random. Penelitian ini dimulai dari tahap persiapaan hewan coba, pemeliharaan, perlakuan, pengambilan sampel darah dan analisa menggunakan Elisa. Kegiatan analisis data dimulai dari analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji anova.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut. Hasil mean interleukin-6 pada kelompok kontrol (922,81ng/ml)  lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok overtraining (916,56ng/ml) hal ini menggambarkan bahwa terdapat penurunan jumlah interleukin-6 setelah overtraining. Hasil uji anova menunjukkan jumlah interleukin-6 diperoleh F = 7,327 dengan p value = 0,283.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan yang signifikan pada jumlah interleukin-6 pada tikus putih setelah  overtraining. Hal ini dikarenakan adanya kesinambungan antara  peningkatan kerusakan sel atau jaringan tubuh saat latihan dengan peningkatan  aktivitas sistem imun tubuh khususnya interleukin-6 pada saat  overtraining. Selain itu tingginya jumlah sel lemak akibat tidak adanya aktivitas fisik lebih dikhawatirkan dibandingkan  overtraining yang dapat menurunkan sistem imun tubuh dalam meminimalisir banyaknya kerusakan sel atau jaringan pada tikus putih.