SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KEMENARIKAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR MELEMPAR, MENANGKAP DAN MENENDANG MENGGUNAKAN METODE PLAY AND GAMES PADA SISWA KELAS III SDN. GONDANGREJO KECAMATAN REJOSO KABUPATEN PASURUAN

DIAN RESMI WUKIRSARI

Abstrak


ABSTRAK

 

Wukirsari, Dian Resmi. 2012. Meningkatkan Kemenarikan Pembelajaran Gerak Dasar Melempar, Menangkap  dan Menendang Menggunakan Metode Play  and Games  Pada  Siswa  Kelas  III  SDN.  Gondangrejo  Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan  Kesehatan  Fakultas  Ilmu  Keolahragaan  Universitas  Negeri Malang. Pembimbing:  (I)  Drs.  Mu’arifin,  M.Pd,  (II)  Drs.  Tatok  Sugiarto,  S.Pd, M.Pd.

 

Kata  kunci:  Meningkatkan,  Kemenarikan  Pembelajaran,  Gerak  Dasar  Melempar, Menangkap dan Menendang, Metode Play and Games.

Gerak dasar melempar, menangkap dan menendang merupakan salah satu materi pembelajaran yang terdapat Kurikulum Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Dikjasorkes) Sekolah Dasar kelas III. Salah satu kompetensi dasarnya yaitu Mempraktikkan kombinasi gerak dasar melempar, menangkap dan menendang dengan koordinasi yang baik dalam permainan sederhana, serta aturan dan kerjasama. Data hasil pengamatan melalui data hasil observasi awal kemenarikan pada pembelajaran gerak dasar melempar, menangkap, dan menendang terjadi beberapa masalah diantaranya: (1) 42,2% atau 16 siswa kurang serius/bersungguh-sungguh selama proses pembelajaran teknik melempar, menangkap, dan menendang bahkan ada siswa yang duduk-duduk di pinggir lapangan pada saat pembelajaran; (2) 42,8 % atau 16 siswa terlihat kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran teknik melempar, menangkap, dan menendang; (3) ada 44,5% atau 17 siswa yang kurang antusias dalam melakukan teknik melempar, menangkap, dan menendang, antara lain menyatakan bosan dan capek.

Penelitian  ini  bertujuan  untuk meningkatkan  kemenarikan  pembelajaran  gerak dasar  melempar,  menangkap  dan  menendang  menggunakan  metode  play  and  games pada  siswa  kelas  III  SDN.  Gondangrejo  Kecamatan  Gondangwetan  Kabupaten Pasuruan.  Pengambilan  data  dilaksanakan  1  Desember-  15  Desember  2011.  Data diperolaeh dari catatan lapangan, lembar observasi, wawancara dan dokumentasi.

Penelitian  ini  menggunakan  Rancangan  Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK), dengan  2  siklus  yang  terdiri  dari  perencanaan,  pelaksanaan  tindakan,  observasi,  dan refleksi  yang  dilakukan  secara  kolaborasi  antara  peneliti,  guru  Pendidikan  Jasmani Olahraga  dan  Kesehatan  lain  dan  siswa.  Hasil  dari  penelitian  ini  dapat  disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: dengan pemakaian metode play and games, kemenarikan pembelajaran  gerak  dasar melempar, menangkap  dan menendang meningkat  dari  sub indiktor  hasrat  naik menjadi  100%. Dari  sub  indiktor  semangat  naik menjadi  99,3%, sedangkan  dari  sub  indikator  antusias  naik  menjadi  99,3%.  Selain  hasil  persentasi  mengenai kemenarikan pembelajaran, diperoleh pula hasil dari pengamatan sikap siswa pada saat proses pembelajaran, pada siklus 1 ada siswa yang tidak berpakaian lengkap, ada  siswa  yang  tidak  serius  waktu  melakukan  pemanasan,  ada  siswa  yang  tidak memperhatikan  saat  guru  menjelaskan  materi  pembelajaran,  ada  siswa  yang  masih bingung  dengan  permainan.  Namun  pada  siklus  2  sudah  terlihat  peningkatan  yang cukup  baik  dibandingkan  dengan  siklus  1,  pada  siklus  2  ini  semua  siswa  sudah berpakaian  lengkap,  semua  siswa  sudah  semangat  melakukan  pemanasan,  siswa melakukan  proses  belajar  dengan  baik,  dan  semua  siswa  senang  melakukan  variasi permainan. Selain  itu diperoleh pula dari sikap guru yaitu guru kurang memperhatikan siswa saat pembelajaran berlangsung, guru masih kurang dalam pengaturan waktu, dan koreksi  gerakan  yang  salah  tidak  segera dilakukan. Namun pada  siklus  2, guru  sudah memperhatikan  siswa  saat  pembelajaran,  guru  sudah  mengatur  waktu  dengan  cukup baik, dan koreksi gerakan yang salah dilakukan saat itu juga.

Peneliti  menyarankan,  bagi  guru  dapat  memperkaya  pengetahuan  tentang metode-metode pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bagi siswa dapat digunakan sebagai pedoman belajar, bagi sekolah dapat digunakan  sebagai  tolak ukur  keberhasilan  pendidikan  jasmani  olahraga  dan  kesehatan  dan  bagi  peneliti  dapat digunakan  sebagai  sumber  referensi  bagi mahasiswa  yang melakukan  penelitian  yang berkaitan dengan materi pada skripsi ini.