SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KELINCAHAN MENGGIRING BOLA UNTUK PEMAIN SEPAKBOLA DI KLUB ”PERSEP” KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO

Asnando .

Abstrak


ABSTRAK

Asnando. 2011. Pengembangan Model Latihan Kelincahan Menggiring Bola untuk Pemain Sepakbola di Klub PERSEP Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mu’arifin, M.Pd (II) Dr. Saichudin, M. Kes

 

Kata kunci: pengembangan, model latihan, kelincahan menggiring bola dalam permainan sepakbola.

Kelincahan menggiring bola merupakan komponen yang diperlukan dalam permainan sepakbola yang harus dikuasai oleh setiap pemain sepakbola. Tujuan dari latihan kelincahan menggiring bola adalah untuk menghindari sergapan lawan dan melakukan gerak tipu atau mengecoh lawan saat menguasai bola. Berdasarkan hasil observasi di Klub PERSEP belum adanya latihan kelincahan menggiring bola yang variatif untuk meningkatkan keterampilan bermain sepakbola bagi pemain. Oleh karena itu, berdasarkan hasil analisis kebutuhan, maka akan dilakukan pengembangan model latihan kelincahan menggiring bola untuk pemain sepakbola di Klub PERSEP Kecamatan Panarukan,Kabupaten Situbondo.

Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengembangkan model latihan kelincahan menggiring bola untuk para pemain di Klub PERSEP Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yang dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan latihan kelincahan menggiring bola. Adapun tahap-tahap dalam prosedur pengembangan model latihan kelincahan menggiring bola dalam permainan sepakbola adalah sebagai berikut: (1) Melakukan penelitian pendahuluan dan pengumpulan data informasi, (2) Melakukan perencanaan atau pengkajian teori, (3) Mengembangkan produk awal berupa model latihan kelincahan menggiring bola, (4) Evaluasi para ahli dengan menggunakan 1 ahli pelatih sepakbola, 1 ahli kepelatihan sepakbola, (5) Uji coba kelompok kecil, (6) Revisi produk awal, revisi produk berdasarkan evaluasi para ahli dan kegiatan uji coba kelompok kecil, (7) Uji coba lapangan, dengan mengujicobakan hasil revisi produk I, (8) Revisi produk akhir, (9) Hasil produk akhir dari hasil revisi produk akhir.

Penelitian ini dilakukan di lapangan Samudera Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Subjek uji coba terdiri dari (1) Tinjauan ahli terdiri dari, 1 ahli pelatih sepakbola dan 1 ahli kepelatihan sepakbola, (2) Uji coba kelompok kecil dengan melibatkan 10 pemain Klub PERSEP Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, (3) Uji coba kelompok besar dengan melibatkan 25 pemain Klub PERSEP Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Hasil evaluasi model latihan ini adalah sebagai berikut: ahli kepelatihan sepakbola dan ahli pelatih fisik sepakbola yaitu 82,187 % (valid), uji coba kelompok kecil 79,84 % (valid), uji coba kelompok besar 82,41 % (valid). Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan sebaiknya subjek penelitian ini dilakukan pada yang lebih luas maupun kepada beberapa Klub lain.

 

ABSTRACT

Asnando. 2011. Model Development to Drive Agility Exercise Ball for Football in the Club perceptual Panarukan Situbondo District. Thesis, Department of Sport Science, Faculty of Sport Sciences, State University of Malang  Supervisor: (I) Drs. Mu'arifin, M. Pd (II) Dr. Saichudin, M. Kes

 

Key words: development, model training, agility dribble in the game of football.

Agility dribbling are necessary components in the game of football that must be mastered by every football player. The goal of agility exercises dribbling opponent is to avoid ambush and feinting or outwit an opponent when the ball. Based on observations in the absence of perceptual Club agility exercises dribbling is varied to improve the skills of playing soccer for players. Therefore, based on results of needs analysis, it will be the development of models of agility training for football players dribble in perceptual Sub Club Panarukan Situbondo.

The purpose of this study is, to develop a model of agility training for the players dribble in perceptual Sub Club Panarukan Situbondo which can be used as a reference in implementing agility exercises dribble. The stages in the procedure model development agility training football dribbling in the game are as follows: (1) Conduct preliminary research and data collection of information, (2) Conduct planning or assessment theory, (3) Develop an initial product model herding agility exercises ball, (4) Evaluation of the experts by using an expert soccer coach, an expert football coaching, (5) Test a small group, (6) Revision of initial products, product revisions based on expert evaluation and experimental activities of small groups, (7 ) field trials, with the products I tested the revised results, (8) Revision of the final product, (9) The end product of the revised final product.

The research was conducted in the field the Indian Sub Panarukan Situbondo. The subject of the trial consisted of (1) Review of experts consisting of, an expert soccer coach and an expert football coaching, (2) trial, involving small groups of 10 players perceptual Sub Club Panarukan Situbondo, (3) trials with large groups involving 25 players perceptual Sub Club Panarukan Situbondo.

The results of model evaluation exercise are as follows: expert coaching soccer and football expert physical trainer that is 82.187% (valid), piloting a small group of 79.84% (valid), testing a large group of 82.41% (valid). Based on these results, it is suggested should be the subject of research is done on a broader and to some other club.