SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN DENGAN HASIL LOMPAT JAUH SISWA PUTRA SMA ISLAM ALMAARIF SINGOSARI MALANG

Ath Thariqkud Dayan

Abstrak


ABSTRAK

 

Dayan, Ath Thariqkud. 2011. Hubungan Antara Berat Dan Tinggi Badan Dengan Hasil Lompat Jauh Siswa Putra Sma Islam Almaarif Singosari Malang. Skripsi, Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Saichudin, M.Kes, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci : berat badan, tinggi badan, dan hasil lompatan.

Lompat jauh adalah suatu aktivitas gerakan yang dilakukan di dalam lompatan untuk mencapai lompatan yang sejauh-sejauhnya. Lompat jauh ini adalah olahraga yang menggabungkan kecepatan (speed), kekuatan (stenght), kelenturan (flexibility), daya tahan (endurance), dan ketepatan (acuration) dalam upaya untuk memperoleh jarak lompatan sejauh-jauhnya. Kecepatan dan otot kaki yang kuat juga berkaitan dengan berat dan tinggi badan, karena dalam olahraga lompat jauh kaki mendapat beban yang besar dalam lompatan. Dengan latar belakang asumsi masyarakat yang menyatakan bahwa perbedaan postur tubuh atau berat dan tinggi badan seseorang mempengaruhi hasil lompatan maka penelitian ini dilakukan.

Dalam penelitian ini digunakan rancangan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui kecenderungan ada dan tidaknya korelasi antar variabel. Penelitian korelasional ini dilakukan karena untuk mengetahui seberapa besar kekuatan hubungan antar variabel yang akan diteliti. Dengan subyek penelitian 30 siswa putra SMA Almaarif Singosari Malang, sehingga dalam penelitian ini ada dua variabel yaitu variabel tergantung dan variabel bebas. Dengan asumsi H0: tidak ada hubungan antara berat dan tinggi badan dan dengan lompatan.H1: ada hubungan antara berat dan tinggi badan dengan lompatan.

Instrumen penelitian yang digunakan ada dua macam, yaitu instrumen alat dan instrumen tes. Penelitian yang dilakukan akan menghasilkan data berupa data rasio, maka data yang terkumpul dilakukan analisa melalui statistika inferensial berupa analisis regresi sederhana, berganda, dan teknik analisis korelasi.

Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh tiga kesimpulan penelitian sebagai berikut. Pertama, Dengan hasil H0 ditolak dan H1 diterima, maka ada hubungan negatif antara berat badan dan lompat jauh yang berarti jika berat badan semakin berat maka hasil lompat jauh akan pendek . Besarnya pengaruh berat badan terhadap lompatan sebesar 0,962 atau 96,2%. Kedua, Oleh karena H0 ditolak dan H1 diterima, maka ada hubungan antara tinggi badan dengan lompatan. Besarnya pengaruh tinggi badan terhadap lompatan sebesar 0,534 atau 53,4%. Ketiga, Berdasarkan perhitungan diperoleh angka korelasi antara berat dan tinggi badan secara gabungan mempunyai hubungan dengan lompatan. Besarnya hubungan ialah 69,1%.

Kesimpulannya bahwa untuk setiap cabang olahraga perlu diperhatikan komposisi tubuh atletnya agar dapat menghasilkan hasil yang maksimal.