SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan keterampilan servis atas bola voli pada pemain putra klub Gajayana Malang

Bondan Ariansyah R.

Abstrak


Bolavoli merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang banyak penggemarnya. Untuk dapat melakukan permainan bolavoli maka perlu penguasaan teknik dasar yang meliputi servis, passing, smash, dan block. Servis merupakan teknik dasar yang penting, karena servis merupakan modal dasar dalam mengawali permainan. Teknik servis terbagi dua: (1) Servis Bawah, (2) Servis Atas. Untuk menunjang keterampilan servis atas tersebut dibutuhkan komponen kondisi fisik yang bagus seperti kekuatan otot lengan dan kelentukan togok. Dengan adanya kekuatan otot lengan dan kelentukan togok yang bagus diharapkan servis atas dapat dilakukan dengan sempurna. Oleh karena itu kedua komponen tersebut menarik untuk dikaji lebih lanjut.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji ada tidaknya hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan keterampilan servis atas.

Rancangan penelitian adalah korelasional. Subjek penelitian ini adalah tim putra klub bolavoli Gajayana Malang, yang berjumlah 30 orang pemain. Penelitian ini dilakukan di lapangan bolavoli kompleks stadion Gajayana Malang pada tanggal 9 Januari 2005. Instrumen yang digunakan merupakan instrumen tes kekuatan otot lengan, tes kelentukan togok, dan tes keterampilan servis atas bolavoli. Data dikumpulkan dengan teknik tes pengukuran dan data yang diperoleh dianalisis dengan teknik Regresi Jamak yang dilengkapi Korelasi Jamak dan Korelasi Parsial dengan signifikansi α = 0,05. data dianalisis dengan menggunakan SPSS for Windows 10.0 dan manual menggunakan kalkulator (Sony fx 3600).

Hasil penelitian menunjukkan, diperoleh koefisien korelasi jamak antara kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan keterampilan servis atas bolavoli (Rhitung = 0,583 > α(0,05) = 0,361) dan angka determinasi 100. R2 % = 34%. Koefisien korelasi antara kekuatan otot lengan dengan keterampilan servis atas bolavoli (rhitung = 0,535 > α(0,05) = 0,361) dan angka determinasi 100. r2 % = 29% Koefisien korelasi antara kelentukan togok dengan keterampilan servis atas bolavoli (rhitung = 0,443 > α(0,05) = 0,361) dan angka determinasi 100. r2 % = 20%.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dengan keterampilan servis atas bolavoli, sehingga disarankan kepada para calon peneliti lain yang akan melakukan penelitian lebih lanjut hendaknya mengembangkan variabel lain, dengan cara memasukkan variabel bebas yang berbeda tetapi variabel terikatnya bisa sama, koordinasi mata dan tangan misalnya. Karena variabel kekuatan otot lengan dan kelentukan togok secara bersama-sama hanya mempengaruhi keterampilan servis atas sebesar 34%.

Bagi para pelatih ataupun guru Pendidikan Jasmani, disarankan dalam melatih anak didiknya memasukkan latihan-latihan kekuatan otot lengan dan kelentukan togok dalam program latihan untuk memantapkan keterampilan servis atas pada anak didiknya.