SKRIPSI Jurusan Ilmu Keolahragaan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Stretching Duduk Terhadap Jarak Tempuh Lari 3 Detik Pada Anak Autis Di Sekolah Laboratorium Autisme Universitas Negeri Malang

Aditya Hapreda Kurniawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Autis merupakan masalah fenomenal yang menghiasi kehidupan masyarakat dikarenakan jumlahnya yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Autis disini dapat diartikan sebagai kumpulan sindrom yang mengganggu syaraf dan umumnya terjadi pada anak-anak yang gejalanya muncul sebelum anak mencapai umur 3 tahun.

Anak autis memiliki gangguan pada indera proprioseptif yang berhubungan dengan gerak tubuh dan mengakibatkan keterbatasan gerak. Adanya gangguan ini menyebabkan gangguan keterampilan motorik kasar seperti lari. Keterbatasan gerak dalam melakukan gerakan lari menjadikan kecepatan lari anak autis kurang begitu maksimal sehingga jarak tempuh yang dihasilkan menjadi pendek. Salah satu cara yang digunakan untuk mengukur kecepatan lari adalah tes lari cepat 3 detik, dengan tolak ukur jarak tempuhnya.

Pemberian stretching diharapkan dapat membantu mengatasi gangguan gerak tersebut. Stretching disini merupakan olahraga yang berguna untuk menggerakan otot, ligamen, dan persendian. Pemberian stretching diharapkan mampu membuat rangsangan yang diterima otot dan sendi dapat berjalan dengan baik. Stretching yang dilakukan adalah stretching duduk.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stretching duduk terhadap jarak tempuh lari 3 detik pada siswa autis. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental semu dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2010. Subyek penelitian ini adalah siswa autis Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Malang dengan jenis kelamin laki-laki dan tingkatan autis sedang.

Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada pengaruh stretching duduk terhadap jarak tempuh 3 detik pada anak autis. Hal ini dapat dilihat dari uji statistik yaitu uji beda Wilcoxon yang menunjukkan bahwa Asymp.Sig < α yaitu 0.046