SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENANAMAN SIKAP TOLERANSI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KATOLIK DIPONEGORO BLITAR MELALUI EKSTRAKULIKULER PRAMUKA

Mardiana Dhomastuti Renaningsih

Abstrak


Abstrak

Sikap toleransi penting dalam kehidupan manusia, baik dalam berkata-kata maupun dalam bertingkah laku. Toleransi berarti menghormati, menghargai dan menerima perbedaan, sehingga terwujud keserasian dan keharmonisan hidup jauh dari konflik, ketegangan sosial, pertentangan dan permusuhan bersifat SARA dalam masyarakat. Upaya untuk menumbuhkan sikap toleransi adalah penanaman nilai karakter adalah melalui jalur pendidikan, karena pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukan pribadi manusia. Dalam pelaksanaannya di sekolah penanaman nilai karakter siswa dapat dilakukan secara terpadu melalui proses pembelajaran di kelas, maupun kegiatan ekstrakurikuler. SMA Katolik Diponegoro Blitar adalah sekolah yang berbasis Katolik, namun warga sekolahnya terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras yang dapat hidup rukun dan damai. Hal ini menjadikan SMA Katolik Diponegoro dikenal sebagai sekolah “Bhineka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman sikap toleransi siswa melalui ekstrakulikuler Pramuka di SMA Katolik Diponegoro Blitar, hasil penelitian adalah:

(1) pelaksanaan sikap toleransi siswa yakni: (a) sikap toleransi beragama, antara lain toleransi beribadah sesuai agama dan keyakinan sesama anggota, buka bersama, (b) sikap toleransi antaranggota Pramuka dan masyarakat, antara lain: perkemahan gabungan, dan bakti social, (c) sikap toleransi terhadap lingkungan, antara lain: membersihkan sampah, pembelajaran mengolah sampah, kunjungan ke “Bank Sampah” dan pembuatan bipori;

(2) evaluasi penanaman sikap toleransi siswa yakni: (a) evaluasi secara langsung (spontan) ketika anggota melakukan pelanggaran, dan (b) evaluasi melalui rapat Dewan Ambalan;

(3) kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penanaman sikap toleransi siswa, antara lain: kendala bahasa dalam penyampaian materi, kendala waktu, dan kendala sarana dan prasarana;

(4) solusi mengatasi kendala dalam penanaman sikap toleransi siswa, antara lain: pemberian tauladan, pembiasaan, pemberian nasehat, dan pemberian sanksi atau hukuman. Pemberian sanksi atau hukuman terlebih dahulu diadakan musyawarah Dewan Ambakan dengan mempertimbangkan bentuk dan berat pelanggaran yang dilakukan anggota sesuai dengan Adat Ambalan

Kata Kunci: Sikap Toleransi, Ekstrakulikuler Pramuka