SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Kepedulian Siswa terhadap Budaya Lokal di SMA Negeri 9 Malang

Prasetyo Dwi Aldi

Abstrak


ABSTRAK

Prasetyo, Dwi Aldi. 2019. Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Kepedulian Siswa terhadap Budaya Lokal di SMA Negeri 9 Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Margono, M.Pd., M.Si (II) Rani Prita Prabawangi, S.Hub.Int., M.Si

Kata kunci: Peran, Guru PPKn, Kebudayaan

Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam. Kebudayaan tersebut terdiri dari berbagai macam suku, ras, bahasa, kesenian, agama dan kepercayaan, cara berpakaian, pola hidup suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya, dan lain-lain. Keberagaman budaya merupakan suatu ciri khas yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, keberagaman tersebut perlu untuk dilestarikan. Salah satu cara untuk melestarikannya adalah melalui pendidikan dan pembelajaran di sekolah guna meningkatkan kepedulian siswa terhadap keberagaman budaya tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

(1) peran guru PPKn dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap budaya lokal SMAN 9 Malang;

(2) hambatan guru PPKn dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap budaya lokal SMAN 9 Malang;

(3) kepedulian siswa terhadap budaya lokal SMAN 9 Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu informan, peristiwa, dan dokumentasi. Informan tersebut terdiri dari guru PPKn SMAN 9 Malang yaitu ibu Bella dan bapak Chusnul, guru seni SMAN 9 Malang yaitu bapak Rudy, Kepala SMAN 9 Malang yaitu bapak Teguh, dan siswa SMAN 9 Malang yaitu Aryo dan Nina. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan memberikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik ketekunan pengamatan dan teknik trianggulasi.

Temuan penelitian ini adalah:

(1) Peran guru PPKn dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap budaya lokal SMAN 9 Malang: (a) guru PPKn sebagai teladan; (b) guru PPKn sebagai pengelola kelas; (c) menjelaskan pentingnya budaya kepada siswa.

(2) Hambatan guru PPKn dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap budaya lokal di SMAN 9 Malang: (a) hambatan dari guru; (b) hambatan dari peserta didik.

(3) Kepedulian siswa SMAN 9 Malang terhadap budaya lokal: (a) minat siswa terhadap budaya lokal; (b) bersemangat dalam mengikuti kegiatan budaya lokal; (c) mengikuti kegiatan budaya lokal; (d) sopan santun Jawa.  

 Berdasarkan temuan penelitian, maka disarankan:

(1) Kepada generasi muda sebagai penerus bangsa diharapkan agar: (a) ikut serta dalam melestarikan kebudayaan lokal karena hal ini merupakan akar dari lahirnya budaya Nasional sebagai kekayaan dari Bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya; (b) menjaga keasrian lingkungan alam dan kebudayaan lokal.

(2) Kepada SMA Negeri 9 Malang: (a) meningkatkan pembelajaran dengan menggunakan kebudayaan lokal sebagai media pembelajaran, sebagai salah satu proses pelestarian kebudayaan lokal; (b) memberikan arahan, pemahaman, dan pembinaan kepada seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 9 Malang agar selalu menjaga sumber daya alam yang ada disekitar kita.

(3) Kepada guru/ pendidik berkaitan dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah, diharapkan: (a) ikut berpartisipasi dalam pelestarian budaya yang ada yang sesuai dengan kearifan budaya lokal; (b) adanya berbagai tradisi yang ada di SMAN 9 Malang perlu dijadikan sebagai bahan untuk etnopedagogig, sehingga pengetahuan siswa akan selalu bertambah dan tidak akan mengalami kejenuhan untuk melakukan pembelajaran di kelas saja, tetapi dapat melihat, memahami, dan menganalisis berbagai kejadian yang ada di lingkungannya.

ABSTRACT

Prasetyo, Dwi Aldi. 2019. The Role of PPKn Teachers in Increasing Students' Care for The Local Culture in Senior High School 9 Malang. Essay. Study Program of Pancasila and Citizenship Education, Department of Law and Citizenship, Faculty of Social Sciences, Malang State University. Advisor: (I) Drs. Margono, M.Pd., M.Sc (II) Rani Prita Prabawangi, S.Hub.Int., M.Sc.

Keywords: Role, PPKn Teacher, Culture

Indonesia has a diverse culture. The culture consists of various ethnicities, tribes, races, languages, arts, religions and beliefs, how to dress, the lifestyle of a community with other communities, and others. Cultural diversity is a characteristic that is a source of pride for the people of Indonesia. Therefore, this diversity needs to be preserved. One way to preserve it is through education and learning in schools to increase students' careness of the cultural diversity.

This study aims to determine:

(1) the role of PPKn teachers in increasing students' careness of the local culture in SMAN 9 Malang;

(2) barriers to PPKn teachers in increasing student careness of the local culture in SMAN 9 Malang;

(3) students' care for the local culture in SMAN 9 Malang.

This study uses a qualitative approach with a type of descriptive research. The data sources are informants, events, and documentation. The informants consisted of PPKn teachers from SMAN 9 Malang namely Bella and Mr. Chusnul, art teacher of SMAN 9 Malang namely Mr. Rudy, Head of SMAN 9 Malang namely Mr. Teguh, and students of SMAN 9 Malang namely Aryo and Nina. Data collection is done by interview, observation, and documentation. Data analysis is done through the stages of collecting data, reducing data, presenting data, and giving conclusions. Checking the validity of the data is done by using observation persistence techniques and triangulation techniques.

The findings of this study are:

(1) The role of PPKn teachers in increasing students' careness of the local culture in SMAN 9 Malang: (a) PPKn teachers as role models; (b) PPKn teachers as class managers; (c) explain the importance of culture to students.

(2) Obstacles for PPKn teachers in increasing students' careness of local culture in SMAN 9 Malang: (a) barriers from teachers; (b) barriers from students.

(3) Concern for students in SMAN 9 Malang towards local culture: (a) students' interest in local culture; (b) eager to participate in local cultural activities; (c) follow local cultural activities; (d) Javanese manners.

 Based on the research findings, it is suggested:

(1) The young generation as the nation's successor is expected to: (a) participate in preserving local culture because this is the root of the birth of National culture as a priceless wealth of the Indonesian Nation; (b) maintain the beauty of the natural environment and local culture.

(2) To SMAN 9 Malang: (a) improve learning by using local culture as a medium of learning, as one of the processes for preserving local culture; (b) providing direction, understanding, and guidance to all students and students of SMAN 9 Malang in order to always maintain the natural resources around us.

(3) Teachers / educators related to Citizenship Education subjects in Schools, are expected to: (a) participate in preservation of existing cultures that are in accordance with the wisdom of local culture; (b) the existence of various traditions in SMAN 9 Malang needs to be used as material for ethnagagogig, so that students' knowledge will always increase and will not experience burnout to do classroom learning, but can see, understand, and analyze various events in the environment.