SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Metode Sosiodrama Terhadap Motivasi Belajar PPKn Kelas XI di MAN 2 Malang

TYAS MUTIARA WAHYUNI

Abstrak


Abstrak

Sosiodrama adalah metode pembelajaran bermain peran untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan fenomena sosial, permasalahan yang menyangkut hubungan antara manusia. Sosiodrama digunakan untuk memberikan pemahaman dan penghayatan akan masalah-masalah sosial serta mengembangkan kemampuan siswa untuk memecahkannya. Dengan menggunakan metode sosiodrama diharapkan mampu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran PPKn.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

(1) tingkat motivasi belajar PPKn terhadap siswa yang tidak diajar menggunakan metode sosiodrama di MAN 2 Malang;

(2) tingkat motivasi belajar PPKn terhadap siswa yang diajar menggunakan metode sosiodrama di MAN 2 Malang;

(3) ada/tidaknya pengaruh penggunaan metode sosiodrama terhadap motivasi belajar PPKn siswa di MAN 2 Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel diambil dari populasi siswa kelas XI yang berjumlah 100 siswa, peneliti menggunakan 100 siswa sebagai sampel. Berdasarkan desain eksperimen, siswa kelas XI dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas kontrol dan eksperimen yang masing-masing berjumlah 50 siswa. Sumber data diperoleh dari angket. Penelitian ini menggunakan uji-t atau uji hipotesis yang akan mengungkap ada tidaknya pengaruh penggunaan metode sosiodrama terhadap motivasi belajar PPKn.

Hasil penelitian menunjukkan Motivasi belajar kelas kontrol di MAN 2 Malang yaitu cukup. Hal ini dapat ditentukan dengan perolehan skor angket yakni terdapat 96% (48 siswa) memiliki motivasi belajar cukup dan 4% (2 siswa) memiliki motivasi belajar tinggi. Sedangkan hasil penelitian motivasi belajar kelas eksperimen di MAN 2 Malang yaitu tinggi. Hal ini dapat ditentukan dengan perolehan skor angket yakni terdapat 64% (32 siswa) memiliki motivasi belajar tinggi, 32% (16 siswa) memiliki motivasi belajar cukup, dan 4% (2 siswa) memiliki motivasi belajar sangat tinggi.

Berdasarkan hasil analisis dari perhitungan uji hipotesis Variabel Metode Sosiodrama (X) terhadap Variabel Motivasi Belajar (Y) dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh penggunaan metode sosiodrama terhadap motivasi belajar PPKn kelas XI di MAN 2 Malang. Dari hasil perhitungan diketahui thitung 0,286 kemudian dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikan 0,05 = 1,684 (thitung

Berdasarkan penelitian ini, peneliti memberikan saran diantaranya:

(1) Bagi Sekolah, karena motivasi belajar itu sangat dibutuhkan maka guru dapat lebih meningkatkan penerapan metode pembelajaran kepada siswa di sekolah. Dengan tidak adanya pengaruh penggunaan metode sosiodrama terhadap motivasi belajar, maka guru dapat memberikan program-program yang bisa meningkatkan penggunaan metode pembelajaran;

(2) Bagi Guru, guru PPKn harus lebih aktif dalam mengelola kelas agar penggunaan metode pembelajaran dengan motivasi belajar siswa meningkat;

(3) Bagi prodi PPKn, hasil penelitian ini diharapkan menambah bahan pustaka/referensi dalam perkuliahan yang berhubungan dengan motivasi belajar;

(4) Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan lebih mampu mengembangkan hasil penelitian ini dengan metode yang berbeda serta menambah data yang diperoleh agar hasil penelitian lebih maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menambah bahan pustaka/referensi dalam perkuliahan yang berhubungan dengan kedisiplinan.

Kata Kunci: Sosiodrama, Motivasi Belajar, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan