SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN KAMPUNG WISATA JODIPAN (KWJ) SEBAGAI SEKTOR PARIWISATA KOTA MALANG

Sugiharto Nina Cahya Dwi

Abstrak


ABSTRAK

Sugiharto, Nina Cahya Dwi . 2019. Partisipasi Masyarakat Dalam Mengembangkan Kampung Wisata Jodipan (KWJ) Sebagai Sektor Pariwisata Kota Malang.Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Nur Wahyu Rochmadi, M.Pd, M.Si (2) Rusdianto Umar, S.H, M.Hum

Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pengembangan, Kampung Wisata Jodipan (KWJ)

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki keindahan alam dan budaya. Budaya yang ada di Indonesia sangatlah beraneka ragam karena suatu daerah memiliki adat istiadat dan ciri khas masing-masing. Begitupun dengan keindahan alam yang ada di Indonesia. Indonesia memiliki 34 Provinsi, salah satu dari 34 Provinsi tersebut adalah Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur juga memiliki banyak sekali destinasi wisata terutama di Kota Malang. Destinasi wisata di Kota Malang sangat beraneka ragam seperti sumber mata air,  pantai, air terjun, perkebunan dan gunung serta kampung wisata. Kampung wisata yang ada di Kota Malang sangat unik dan berbeda dari kampung lainnya. Perbedaan kampung ini dengan kampung lainnya adalah nuansa kampung yang dicat dengan aneka warna-warni yang cerah. Pembangunan kampung wisata dilakukan oleh masyarakat desa tersebut. Hal ini berarti dalam setiap pembangunan maupun pengembangan desa wisata itu memerlukan keikutsertaan masyarakat dalam membangun serta mengembangkannya. Keikutsertaan  masyarakat ini akan memudahkan desa wisata tersebut lebih maju karena tanpa dukungan masyarakat sebuah desa wisata tidak akan berjalan dengan lancar. Namun, dalam melakukan pengembangan masih ada masyarakat yang tidak ikut serta dalam melakukan pengembangan. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian mengenai partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kampung Wisata Jodipan (KWJ).

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan:

(1) pengembangan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang,

(2) partisipasi masyarakat untuk mengembangkan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang,

(3) kendala masyarakat dalam berpartisipasi untuk mengembangkan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang,

(4) solusi dari kendala yang terjadi dalam partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Pendekatan dan jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber.

Temuan penelitian ini sebagai berikut:

(1) pengembangan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang dilakukan dengan:

(a) memperbarui lukisan;

(b) memperbarui aksesoris; dan

(c) melengkapi sarana dan prasarana.

(2) partisipasi masyarakat untuk mengembangkan  Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang dilakukan dengan:

(a) partisipasi ide atau pendapat;

(b) partisipasi tenaga; serta

(c) partisipasi barang.

(3) kendala masyarakat dalam berpartisipasi untuk mengembangkan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang:

(a) ketidak hadiran masyarakat;

(b) adanya warga yang kurang kompak.

(4) solusi dari kendala yang terjadi dalam partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Kampung Wisata Jodipan Kecamatan Blimbing Kota Malang:

(a) kepemimpinan;

(b) musyawarah.

 

Berdasarkan temuan penelitian di atas, saran yang diberikan antara lain: Untuk organisasi warna-warni hendaknya melakukan sosialisasi mengenai seberapa penting partisipasi masyarakat untuk mengembangkan Kampung Wisata Jodipan. Melakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat Kampung Wisata Jodipan bukan hanya dengan anggota warna-warni saja akan tetapi ada perwakilan dari masyarakat yang ikut bermusyawarah. Sehingga dari perwakilan tersebut dapat menyampaikan kepada masyarakat. Selain itu, mengadakan kegiatan seperti pentas dengan budaya yang dimiliki oleh Kampung Wisata Jodipan; Untuk Pemerintah Kota Malang hendaknya dalam pengelolaannya Kampung Wisata jodipan ini tidak hanya dikelola oleh masyarakat saja akan tetapi lebih baik jika pemerintah ikut campur dalam mengembangkan Kampung Wisata Jodipan; Untuk masyarakat Kampung Wisata Jodipan hendaknya mendukung dan berpartisipasi untuk memajukan daerah tempat tinggalnya. Memiliki kemauan untuk berpartisipasi dan lebih kreaktif lagi dalam melakukan pengembangaan. Sehingga dapat memajukan daerah dan memberikan manfaaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kampung Wisata Jodipan.