SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kenakalan Remaja Dampak dari Perkembangan Iptek

Adiningrum Kurnia Putri Septi

Abstrak


Kenakalan Remaja Dampak dari Perkembangan Iptek-Septi Kurnia Putri A-Universitas Negeri Malang-septikpa@gmail.com

Kenakalan Remaja Dampak dari Perkembangan Iptek

A.Permasalahan

IPTEK adalah singkatan dari ilmu pengetahuan dan teknologi, yaitu suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang dibidang teknologi. Dapat juga dikatakan, definisi IPTEK ialah merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, baik itu penemuan yang terbaru yang bersangkutan dengan teknologi ataupun perkembangan dibidang teknologi itu sendiri. IPTEK memiliki dampak positif dan dampak negatif.

Saat ini IPTEK telah berkembangang sangat pesat/cepat. Dapat dilihat dari semakin banyaknya bermunculan berbagai macam teknologi canggih yang dapat membantu aktifitas dalam kehidupan manusia. Bengan semakin berkembangannya IPTEK itu sendiri, sehingga menimbulkan efek positif dan negatif, seperti misalnya:

Dan sisi positifnya seperti:

Dapat meringankan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia.

Dapat membuat segala sesuatunya menjadi lebih cepat dan mudah.

Dapat mengurangi pemakaian bahan-bahan alami yang semakin kesini semakin langka.

IPTEK juga membawa manusia kearah lebih maju dan modern

Memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan dengan mudah

Sisi negatif seperti:

Dapat menimbulkan polusi. Perkembangan IPTEK yang semakin pesat dan banyak dimanfaatkan. Akan tetapi disamping itu banyak sekali polusi pencemaran yang dihasilkan dari perkembangan IPTEK itu sendiri.

Dapat membuat orang semakin malas, karena IPTEK memiliki tujuan untuk mempermudah & memanjakan manusia. Jadi manusia akan semakin malas sebab sudah ada teknologi yang dapat menggantikan dirinya bekerja.

Dapat merusak moral, dimana Internet menjadi media IPTEK yang dapat mempengaruhi moral dari seseorang. Seperti misalnya konten yang berbau negatif dan yang lainnya.

Pengguna IPTEK terbanyak adalah pada usia remaja karena kemajuan ilmu pegetahuan dan teknologi tidak dapat dipisahkan dari lembaga pendidikan dimana pada abad ke 20 mampu mendorong lebih cepat dalam industri informasi ,komnukasi dan transportasi.Namun banyak juga remaja yang menyalahgunakan IPTEK melalui internet. Karena kemudahan mereka untuk mengakses situs-situs negatif yang tidak seharusnya dilihat .Maka itu akan berdampak pada kenakalan remaja.

Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa.

Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

PENYEBAB KENAKALAN REMAJA

Kenakalan remaja itu terjadi karena beberapa faktor, bisa disebabkan dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).[3]

Faktor Internal

Krisis identitas: Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.

Kontrol diri yang lemah: Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Faktor Eksternal

Keluarga dan Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja.

Teman sebaya yang kurang baik

Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik.

Dampak dari penggunaan IPTEK media internet pada remaja adalah mengunjunggi situs-situs yang tidak layak untuk dilihat diusia mereka . Karena kontrol diri remaja yang masih lemah, lingkungan yang mendukung hal-hal tersebut, dan kurangnya peran orang tua maka remaja perlahan akan terjerumus ke kenakalan remaja .Ketika melihat situs yang tidak layak dilihat, mereka akan penasaran dan ingin mencoba melakukan hal-hal yang belum ia ketahui dampak kedepannya .Mereka akan melampiaskan keingintauan mereka pada teman-teman disekitarnya yang mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginakan dan sangat merugikan semua pihak.

A.Data Kenakalan Remaja Akibat Perkembangan IPTEK

1.ANGKA KENAKALAN REMAJA MENINGKAT 20 % LEBIH

WONOSOBOZONE –

 Dibanding tahun sebelumnya, angka kenakalan remaja di tahun 2016 meningkat cukup pesat, yakni lebih dari 20%. Kepala Sub Bidang Kesehatan Reproduksi, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), Nurul Hidayati, mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, diantaranya pengaruh lingkungan dan Gadget.

Akibat dari kenakalan tersebut, menurut Nurul seperti tingginya angka hamil diluar nikah, pernikahan dini, perceraian, bahkan sampai aborsi. “Sepengetahuan saya, bukannya menurun, tapi meningkat, sekitar 20 an persen, kenakalan meningkat, pernikahan dini juga meningkat, tingkat perceraian juga meningkat, dan itu ditandai dengan banyaknya remaja dibawah usia karna hamil duluan,” urai Nurul.

Hal itu menjadikan pihak terkait melakukan terobosan sebagai tindakan pencegahan. Upaya tersebut terlihat ketika Dinas PPKBPPPA menggelar sosialisasi dan orientasi pengurus Pusat Informasi Konseling Remaja dan Mahasiswa atau PIK RM, pada Rabu, 22 Februari 2017. Dengan adanya sosialisasi tersebut, Nurul berharap angka kenakalan remaja dapat berkurang serta mampu memotivasi remaja untuk melakukan tindakan yang positif. (Ard)

2.KOMNAS PA SEBUT 97% REMAJA INDONESIA PERNAH AKSES PORNOGRAFI

JAKARTA - Kemutakhiran teknologi, khususnya internet, terkadang disalahgunakan dalam pemakaiannya. Survei membuktikan, sebanyak 97 persen pelajar SMP dan SMU di Indonesia mengakses dan menonton video di situs porno.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap 4.500 pelajar SMP dan SMA di 12 kota besar Indonesia menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Sebanyak 97 persen responden mengaku telah mengakses situs berkonten pornografi dan juga menonton video porno melalui internet.

B.Program dalam Mengatasi Masalah Kenakalan Remaja ,khususnya Jejaring Internet yang Merugikan

Membuat sebuah program penyuluhan yang ditujukan kepada remaja lewat peran orangtua . Peran orangtua sangat mendukung keberhasilan program ini karena perkembangan anak yang pertama dipengaruhi lingkungan keluarga . Program penyuluhan ini diadakan mulai dari bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas karena pada masa-masa ini banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak hingga remaja setara dengan tingkat pendidikan . Semakin tinggi tingkat pendidikan semakin banyak permasalahan yang dihadapi. Dengan program ini bertujuan supaya anak dapat terbuka diri kepada orangtua dan menjelaskan semua masalah yang dihadapi dan mencari jalan keluar terbaik dengan orangtua.  Melakukan pengamatan pada alat komunikasi anak dengan melihat dan mengamati apa saja yang dilakukan anak di dunia maya. Mengusahakan supaya alat komunikasi anak tidak terkunci dengan pasword,apabila dikunci maka cari tahu passwordnya dengan bantuan teman terdekatnya. Lihat history  riwayat penggunaan internet baik melalui aplikasi komunikasi maupun situs-situs yang telah dikunjungi ketika si anak tertidur. Jika anak melakukan kesalahan, nasehati dengan baik.Jangan memarahi dengan kekerasan karena dalam psikologi anak yang pernah mengalami kekerasan akan mudah membangkang dan pemarah.

Program Pendidikan Kewarganegaraan

Melakukan penyuluhan kepada orangtua setiap awal semester untuk mengawasi perilaku anaknya dan berusaha supaya anak bersikap terbuka

Memberi penyuluhan bahwa peran orangtua sangat penting untuk mencegah kenakalan remaja

Beri tahu orangtua cara untuk melihat history riwayat yang sudah dilakukan anak baik melalui aplikasi komunikasi seperti whatsapp,instagram,facebook,line,dan lain-lain maupun situs-situs yang pernah dikunjungi seperti google,chrome dan lain-lain.

Beri tahu waktu yang tepat untuk mengamati apa saja yang sudah dilakukan anak didunia maya,yaitu di malam hari ketika anak tertidur.

Beri nasehat apabila mengetahui kesalahan anak , jangan pernah memarahi anak dengan kekerasan karena anak akan membangkang.

Pemahaman Nilai-Nilai yang terkandung dalam Pancasila

Penerapan Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila perlu ditegakkan ,khususnya sila ke 1 ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ untuk menghindarkan anak dari perbuatan tercela .

C.Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Kenakalan_remaja

Wonosobo Zone,2017, ANGKA KENAKALAN REMAJA MENINGKAT 20 % LEBIH,https://www.wonosobozone.com/angka-kenakalan-remaja-meningkat-20/. Diakses 14 Maret 2019

Sora N,2015,Pengertian IPTEK Atau Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lengkap, http://www.pengertianku.net/2015/01/pengertian-iptek-atau-ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-lengkap.html. Diakses 14 Maret 2019

Ramadhan Aditya,2013,Survei: 97% Remaja Indonesia Mengakses Situs Porno,http://mediaindonesia.com/read/detail/71598-komnas-pa-sebut-97-remaja-indonesia-pernah-akses-pornografi. Diakses 15 Maret 2019