SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Badan Hukum Hukum Masjid Ikut Yayasan atau Melalui Wakaf Ke Organisasi Keagamaan

Achmad . Rifai

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan pilihan badan hukum yang cocok untuk masjid. Baik dengan cara mewakafkan ke yayasan ataupun mewakafkan ke organisasi keagamaan yang ada seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif menurut Miles and Huberman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Berdasarkan hasil penelitian dengan melewati proses pengolahan data didapat dua (2) kesimpulan. Pertama, masjid bisa ikut badan hukum manapun, baik dengan SHM atas nama yayasan, wakaf atas nama yayasan, ataupun wakaf atas nama organisasi keagamaan. Semua bisa menjadikan masjid sebagai badan hukum. Kedua, proses kepengurusan badan hukum melalaui wakaf jauh lebih mudah dan tidak memerlukan biaya. Berbeda dengan jika membuat SHM atas nama badan hukum yayasan sendiri. Karena memerlukan biaya dan waktu untuk membuat yayasan.