SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Metode Pembelajaran Drill dan Metode Pembelajaran Small Sided Games terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dribbling Pada Siswa Ekstrakurikuler Sepakbola di SMP Negeri Kota Malang

GHANU MASKRISNADI

Abstrak


Kata Kunci: pembelajaran dribbling, hasil belajar dribbling sepakbola, ekstrakurikuler Sekolah Menengah Pertama.

Pembelajaran dribbling sepakbola merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh para pembina untuk meningkatkan keterampilan dribbling siswa dengan pembelajaran yang efektif menggunakan metode-metode yang ada. Salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai dalam permainan sepakbola adalah keterampilan dribbling. Permasalahan yang didapat, siswa belum bisa menguasai keterampilan dribbling dengan baik dan hal tersebut menjadi suatu kekurangan mendasar yang harus diperbaiki. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan dribbling siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengetahui bagimana pengaruh metode pembelajaran drill dan metode pembelajaran small sided games terhadap keterampilan dribbling. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan
matching pretest-posttest comparison group design. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa ekstrakurikuler Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 sebanyak 30 siswa dengan perlakuan metode drill dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Kota Malang sebanyak 30 siswa dengan perlakuan metode
small sided games. Analisis data dari penelitian ini menggunakan teknik analisis varian satu jalur (one way anava). Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran menggunakan perlakuan metode drill memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola (Fhitung 4,195 > Ftabel 4,01), (2) pembelajaran menggunakan perlakuan metode small sided games memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dribbling sepakbola siswa ekstrakurikuler sepakbola (Fhitung 4,141 > Ftabel 4,01), (3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara pembelajaran dengan pembelajaran metode drill dan metode small sided games terhadap hasil belajar dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola (Fhitung 0,000327 < Ftabel 4,01), tetapi berdasarkan ratarata skor awal dan skor akhir metode drill berpengaruh lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode drill memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding pembelajaran dengan metode small sided games terhadap hasil belajar dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola. Saran yang dapat diberikan kepada pembina ekstrakurikuler sepakbola Sekolah Menengah Pertama adalah pembelajaran dengan perlakuan metode drill lebih efektif dan menarik serta memberikan peningkatan terhadap keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler.