SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERAN FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (FKUB) KOTA MALANG DALAM MENJAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI KOTA MALANG

m faiqus syahrain imdady

Abstrak


ABSTRAK

 

Dedy, M Faiqus Syahrain Imdady. 2017. Peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang dalam Menjaga Kerukunan antar Umat Beragama di Kota Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Siti Awaliyah, S.Pd, M.Hum (II) Drs. Margono, M.Pd., M.Si

 

Kata Kunci: Kerukunan Umat Beragama, Multikultural, FKUB

 

Kota Malang merupakansalah satu kota yang memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi, mulai dari suku, budaya, ras dan agama, hal itu tidak lepas dari pengaruh banyaknya pendatang yang tinggal di Kota Malang sendiri, entah dengan tujuan bekerja atau mengenyam pendidikan. Seiring dengan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara di Kota Malang, khususnya mengenai kehidupan beragama di Masyarakat, diperlukan sebuah forum atau lembaga yang mengurusi tentang kehidupan keberagaman agama. Sejak tahun 2006 Kota Malang memiliki sebuah forum khusus mengenai kerukunan umat beragama. Forum tersebut beranggotakan perwakilan dari seluruh agama yang terdapat di Kota Malang, forum tersebut yaitu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dibentuknya FKUB diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat Kota Malang yang memiliki keanekaragaman agama.

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tentang tujuan dan program FKUB Kota Malang dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malan, kemudian untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program yang dimiliki FKUB Kota Malang, seperti kelompok masyarakat, komunitas lintas agama dan elemen lainnya. mengetahui kendala apa saja yang dirasakan FKUB Kota Malang dalam pelaksanaan program dan mengetahui solusi apa yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut, dengan tujuan agar program dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang berjalan dengan baik, sehingga Kota Malang memiliki kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat multi agama. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan tujuan peneliti mengetahui upaya FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang. Pengambilan data berupa kata-kata dari informan ketua FKUB Kota Malang dan anggota FKUB Kota Malang lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.

Berdasarkan hasil paparan data dan pembahasan, kesimpulan peneliti dapat diuraikan yaitu sebagai berikut. Pertama, proram FKUB Kota Malang dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang memiliki 5 program utama dan beberapa program tambahan seperti study banding ke FKUB Kota lainnya. Kedua, pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program-program yang dimiliki FKUB melibatkan pihak luar, seperti kelompok masyarakat, organisasi lintas agama dan elemen masyarakat lainnya, dengan begitu FKUB tidak hanya berjalan sendiri dan merasa terbantu sehingga program tersebut dapat terlaksana dengan baik. Ketiga, faktor penghambat atau kendala yang ditemui FKUB dalam menjalankan programnya yaitu seperti adanya beberapa masyarakat yang kurang mengerti tentang keberadaan, progra dan tujuan yang dimiliki FKUB sendiri, hal ini terjadi karena kurang maksimalnya sosialiasasi, kurangnya media dalam program sosialisasi juga menjadi kendala yang dihadapi FKUB sendiri. Keempat, upaya FKUB dalam mengatasi kendala yang dihadapi yaitu dengan lebih memaksimalkan lagi sosialisasi dan menambah media sosialisasi, dengan harapan agar banyak masyarakat yang mengerti tentang keberadaan, program dan tujuan yang dimiliki FKUB sehingga semua program berjalan dengan baik.

Setelah melakukan analisis data, peneliti memiliki beberapa saran yang erat kaitannya dengan pelaksanaan program FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang, yaitu FKUB Kota Malang seharusnya lebih melibatkan banyak elemen luar seperti Mahasiswa, Kelompok Masyarakat dan komunitas lintas agama, dengan begitu FKUB Kota Malang akan terbantu. Kemudian Pemerintah Kota Malang seharusnya memberikan sarana dan prasarana yang lebih baik lagi agar FKUB Kota Malang mudah dalam menjalankan upaya menjaga kerukunan umat beragama di Kota Malang. Sosialisasi lebih ditingkatkan lagi, agar banyak masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan FKUB Kota Malang dan mengerti apa tujuan didirikannya FKUB Kota Malang. Yang terakhir mengikuti perkembangan dunia teknologi terkini, dengan begitu FKUB Kota Malang akan lebih banyak cara lagi untuk dijadikan media sosialisi.