SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kerjasama Pemerintah Desa dengan Pokdarwis dalam Mengelola dan Mempromosikan Desa Wisata Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri

Maria - Ulfa

Abstrak


Kerjasama Pemerintah Desa dengan Pokdarwis dalam mengelola dan mempromosikan Desa Wisata  Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri sangat penting dilakukan demi terwujudnya tujuan bersama dalam memberdayakan masyarakat melalui Desa Wisata. Tujuan dari penelitian ini meliputi (1) Kerjasama Pemerintah Desa dengan Pokdarwis dalam mengelola dan mempromosikan Desa Wisata Canggu; (2) Peran Pemerintah Desa dan Pokdarwis dalam mengelola dan mempromosikan Desa Wisata Canggu; (3) Kendala yang muncul dalam kerjasama Pemerintah Desa dengan Pokdarwis dalam mengelola dan mempromosikan desa wisata Canggu; (4) Upaya mengatasi Kendala dalam kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dengan Pokdarwis dalam mengelola dan mempromosikan desa wisata Canggu.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer yakni Pemerintah Desa, Pokdarwis, Aparatur desa, masyarakat dan sumber data sekunder berupa profil desa, dokumentasi desa dan data jumlah pengunjung.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, sajian data (data display), penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh peneliti melakukan pengecekan data dengan cara menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi dalam menguji kredibilitas dibagi menjadi tiga yaitu Triangulasi sumber, Triangulasi Teknik dan Triangulasi waktu.

Hasil penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama, kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dengan Pokdarwis terbagi menjadi 3 bentuk yaitu (1) kerjasama bagi hasil yaitu dari pengelolaan paket wisata di desa wisata canggu dengan pembagian 30% masuk khas desa, 30% untuk Pokdarwis sebagai pengelola, 30% untuk pemilik lahan outbound dan 10% untuk perawatan. (2) Kerjasama Fisik yaitu kerjasama dalam bentuk bantuan fisik seperti perbaikan sarana dan prasarana di desa wisata Canggu. (3) Kerjasama Langsung merupakan kerjasama hasil perintah dari atasan, pemimpin atau penguasa yaitu terlihat dalam pemberian kewenangan kepada Pokdarwis sebagai pengelola dan promosi desa wisata Canggu. Kedua, peran pemerintah desa dan Pokdarwis. Peran Pemerintah Desa yaitu (1) mengajukan bantuan dana PNPM Mandiri Pariwisata pada tahun 2013, (2) membentuk dan memberi kewenangan kepada Pokdarwis untuk mengelola desa wisata, (3) mengawasi dan memfasilitasi kegiatan Pokdarwis, (4) memberikan program-program kepada Pokdarwis. Sedangkan peran dari Pokdarwis adalah (1) pelaku atau aktor pariwisata, (2) Pengelola desa wisata

Canggu, (3) Promosi desa wisata Canggu. Ketiga, kendala yang dihadapi saat ini terbagi 4, yaitu: (1) keterbatasan dana untuk pengembagan desa wisata, (2) rendahnya masyarakat untuk ikut serta menjaga kebersihan obyek wisata, (3) kurangnya masyarakat menumbuhkan ekonomi kreatif, (4) pemandu wisata yang belum bersertifikat. Keempat, upaya untuk menyelesaikan kendala tersebut terbagi menjadi 4, yaitu: (1) Mencantumkan di RPJM Desa dan membentuk BUMDes, (2) mengadakan pertemuan dan sosialisasi perihal pentingnya kebersihan lingkungan, (3) mengadakan pelatihan untuk meningkatkan ekonomi kreatif kepada masyarakat, (4) mengajukan permohonan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri untuk mengadakan pelatihan pemandu wisata. 

Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian ini antara lain: kerjasama yang dijalin antara pemerintah Desa dengan Pokdarwis seharusnya ada perjanjian tertulis agar ada kekuatan hukum apabila terjadi permasalah antar pihak. Harus adanya peran dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri untuk perbanyak sosialisasi kepada masyarakat terkait sapta pesona pariwisata agar masyarakat mengetahui perannya sebagai tuan rumah yang baik.