SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Pelestarian Tari Bujang Ganong oleh Komunitas Urban Ganong di Kabupaten Ponorogo

Brillian Asa Margantara

Abstrak


ABSTRAK

 

Margantara Asa, Brillian. 2017. Upaya Pelestarian Tari Bujang Ganong oleh Komunitas Urban Ganong Di Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Progam Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (1) Dr. Didik Sukriono, SH., M.Hum, (2) Dr. Siti Awaliyah, S.Pd., S.H., M.Hum

 

Kata Kunci : Pelestarian, Bujang Ganong, Komunitas Urban Ganong,

 

Eksistensi budaya Tari Bujang Ganong mulai teralihkan di kalangan anak muda. Hal ini merupakan dampak dari kemajuan zaman yang begitu pesat sehingga menyebabkan eksistensi kebudayaan tradisional kurang di minati oleh kalangan anak muda. Oleh karenanya peneliti ingin meneliti Komunitas Urban Ganong yang tujuannya sebagai wadah untuk memunculkan kembali eksistensi kebudayaan tradisional di tengah derasnya arus perkembangan zaman.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam mecari data dari informasi yang terdiri dari Pendiri dan Ketua Komunitas Urban Ganong, Seniman, dan Pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan menggunakan metode yaitu : Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisi data dilakukan dengan cara reduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh, peneliti menggunakan uji kredibilitas dan tringulasi data.

Adapun hasil penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama, upaya yang dilakukan oleh komunitas Urban Ganong dalam pelestarian tari Bujang Ganong dengan mengkreasikan tari Bujang Ganong dan seni gerak Parkour. Kedua, keterlibatan pihak-pihak dalam pelestarian tari Bujang Ganong antara lain seniman dan koreografer yang membantu komunitas Urban Ganong dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk pertunjukan, dan pihak Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Ponorogo yang mendukung dengan memberikan wadah komunitas Urban Ganong untuk berekspresi dalam panggung pertunjukan hiburan. Ketiga, kendala dalam upaya pelestarian tari Bujang Ganong dalam mengkrasi tari Bujang Ganong. Keempat, upaya mengatasi kendala dalam pelestarian tari Bujang Ganong dengan keterbukaan menerima hal-hal baru untuk di kreasikan.

Saran yang diberikan peneliti setelah melakukan penelitian antara lain (1) Agar anak muda memanfaatkan adanya komunitas ini sebagai pengembangan diri dalam pendidikan non akademis. (2) Komunitas Urban Ganong sebaiknya mendata ke dalam buku induk kesenian agar keberadaanya diakui sebagai komunitas yang berdiri di Kabupaten Ponorogo.