SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti dalam Mensejahterakan Masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang

Novi Mardiningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Mardiningrum, Novi. 2017. Peran Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti dalam Mensejahterakan Masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Edi Suhartono, SH, M.Pd, (2) Dr. Sri Untari, M.Si.

 

Kata kunci: Peran, Kampung Wisata Topeng, Desaku Menanti, Kesejahteraan Masyarakat

 

Sebagaimana sila ke lima Pancasila bahwa tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu mencapai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial yang merata memang tujuan dari negara Indonesia, tetapi pada kenyataannya masih banyak masalah sosial yang belum terselesaikan. Ada beberapa masalah yang perlu adanya perhatian dari pemerintah seperti persoalan di kota-kota besar yaitu maraknya pengemis serta gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal dan hidup bergantung pada jalanan. Perlunya terobosan-terobosan baru dalam mengatasi hal tersebut, salah satunya melalui program pemerintah yang bernama Desaku Menanti. Melalui program Desaku Menanti ini permasalahan sosial gelandangan dan pengemis yang ada di masyarakat dapat teratasi dengan sendirinya. Adapun perbedaan serta keunikan dari terobosan Desaku Menanti yang ada di kota Malang Provinsi Jawa Timur, melalui gotong royong dan semangat masyarakat sangat antusias menyambut program Desaku Menanti, kemudian dijadikan kampung wisata berbasis budaya kearifan lokal setempat.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Peran Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti dalam mensejahterakan masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang; (2) Dampak dari kampung Wisata Topeng Desaku Menanti di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang (3) Peran dari pemerintah daerah kota Malang dan masyarakat dalam mensejahterakan masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh dari hasil penelitian, peneliti menggunakan: (1) Perpanjangan keikutsertaan; (2) Ketekunan pengamatan; dan (3) Triangulasi.

Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, peran Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti dalam mensejahterakan masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang antara lain: menambah kawasan wisata di Kota Malang, bahwa dengan adanya kampung tematik maka akan memiliki daya tarik wisata, sehingga menimbulkan tujuan pariwisata baru di Kota Malang; tempat rehabilitasi sosial, eks gelandangan dan pengemis yang direhabilitasi mendapatkan bimbingan-bimbingan berupa fisik, mental spiritual, sosial, pemberian motivasi, pendampingan dan bantuan; tempat pemberdayaan sosial, yaitu: eks gelandangan dan pengemis diberikan sejumlah keterampilan-keterampilan melalui pemberdayakan supaya menjadi produktif, mandiri, dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka sendiri; mensejahterakan masyarakat eks gelandangan dan pengemis, setelah mendapat dan mengikuti program Desaku Menanti maka eks gelandangan dan pengemis merasakan kesejahtaraan dalam kehidupan barunya apabila dilihat dari segi kondisi rumah layak pakai; Kondisi sandang; Kondisi pangan; Kondisi kesehatan, Kondisi pendidikan; dan Kondisi spiritual.

Kedua, sedangkan dampak dari Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang antara lain: Mengurangi jumlah Gelandangan dan Pengemis di Kota Malang, dengan adanya program Desaku Menanti di Kota Malang ini membawa dampak positif bagi Kota Malang, karena dapat mengurangi jumlah gelandangan dan pengemis yang berkeliaran di jalanan. Walaupun sepenuhnya belum menuntasankan tetapi mengurangi gelandangan dan pengemis di jalanan; Pembangunan infrastuktur jalan, sebelum adanya Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti tidak ada akses jalan naik ke atas menuju Kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedungkandangan Kota Malang. Setelah adanya Kampung Wisata Topeng Desaku Menanti masyarakat asli Kelurahan Tlogowaru khususnya RW 07 merasakan dampak positif dalam infrastruktur jalan; Meningkatkan perekonomian eks gelandangan dan pengemis, perekonomian yang dulunya belum stabil, semenjak adanya Desaku Menanti eks gelandangan dan pengemis mendapatkan kestabilan dalam hal perekonomian.

Ketiga, peran dari Pemerintah daerah kota Malang dan masyarakat dalam mensejahterakan masyarakat di Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang Kota Malang antara lain: Peran Pemerintah daerah sebagai penyedia lahan pembangunan, memasarkan produk, sosialiasai program Desaku Menanti. Sedangkan peran dari masyarakat Kelurahan Tlogowaru yaitu memasarkan produk dan sukarelawan sebagai tenaga pendidik.

Saran yang diberikan oleh peneliti setelah melakukan penelitian ini antara lain: bagi Pemerintah Kota Malang supaya lebih mendukung program-program berbasis masyarakat dan lebih kreatif lagi dalam mengemas suatu program sehingga diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat di Kota Malang; bagi Dinas Sosial Kota Malang agar selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat yang membutuhkan demi mencapai keadilan dan kesejahteraan; bagi Kelurahan Tlogowaru supaya lebih memberikan dukungan-dukungan positif terhadap pembangunan pemerintah kota Malang; bagi masyarakat Kota Malang supaya lebih mendukung pembangunan yang ada di Kota Malang.