SKRIPSI Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PRESPEKTIF KI HAJAR DEWANTARA

Vina Alvia Mareta

Abstrak


ABSTRAK

 

Mareta, Vina Alvia. 2017. Pendidikan Karakter dalam Prespektif Ki Hajar Dewantara. Skripsi, Jurusan Hukum Dan Kewarganergaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dr. H A. Rosyid Al Atok, M.Pd, M.H ,(II) Drs. I Ketut Diara Astawa, S.H, M.Si.

 

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, PrespektifKi Hajar Dewantara

Pada peringatan hari pendidikan nasional tahun 2010 Kementrian Pendidikan mengusung tema “Pendidikan Karakter Untuk Membangun Keberadapan Bangsa”. Sejak saat itu banyak ahli pendidikan, pengamat pendidikan, dan praktisi pendidikan mencoba menerjemahkan pendidikan karakter menurut versinya masing-masing.Isu pendidikan karakter selanjutnya tidak hanya karena sebagai peringatan hari pendidikan pada tahun 2010, namun juga sebagai wujud keprihatinan terhadap dunia pendidikan yang semakin hari semakin tidak jelas arah dan hasilnya.

Pendidikan Karakter tidak hanya menjadi isu bagi ahli pendidikan, saat itu dijadikan sebagai tema memperingati hari pendidikan nasional. Namun sejak dulu sudah dikembangkan oleh Ki Hajar Dewantara. Selain itu Ki Hajar Dewantara juga membuat Konsep tentang Tri Pusat Pendidikan yang menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus berlangsung disekolah saja, akan tetapi dapat dilakukan dimanapun dan oleh siapa saja. Dalam pembelajaran ditekankan akan pentingnya penanaman nilai moral dan karakter agar dapat membentuk kemampuan dan watak dan peradaban bangsa yang bermartabat sesuai dengan tujuan pendidikan nasional

Melihat dari dunia pendidikan saat ini yang tidak jelas arah dan hasilnya, serta krisis fungsi dan kedudukan pendidikan karakter yang dikembangkan oleh Ki Hajar Dewantara, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Sejarah Perjuangan Ki Hajar Dewantara; (2) Konsep Pendidikan Karakter menurut Ki Hajar Dewantara; (3) implementasi pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam konsep pendidikan karakter pada masa sekarang.

Penelitian ini termasuk penelitian  yang berfokus pada referensi buku dan sumber-sumber yang relevan. Pencarian data dilakukan dengan pendekatan Library Research yaitu suatu penelitian kepustakaan murni, menggunakan metode dokumentasi yang mencari data mengenai hal-hal atau variabel-variabel yang berupa catatan seperti buku-buku, majalah, dokumen. Dengan menggunakan analisis data, antara lain; Komprasi, Deduktif dan Induktif.

 

Dari hasil penelitian tersebut adalah Ki Hajar Dewantara merupakan sosok pejuang bangsa yang dihormati dan disegani oleh rakyat. Dalam menanamkan nilai-nilai Pendidikan Karakter beliau memiliki maksud dan tujuan, berusaha memberikan nasihat-nasihat, anjuran-anjuran, materi-materi yang dapat mengantarkan anak didik untuk berbuat baik dan membentuk watak beserta kepribadian yang baik juga. Dalam menyampaikan materi pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara mengajar mereka sesuai dengan tingkatan usia perkembangan anak dengan menggunakan metode ngerti, ngrasa, dan nglakoni.